Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, dalam sambutannya pada upacara tersebut, mengajak Umat Hindu untuk menggunakan momentum ini sebagai sarana memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh bangsa Indonesia diberi kekuatan.
"Momen ini bisa digunakan untuk membangun kehidupan yang baru, kehidupan yang lebih baik untuk menghadapi tantangan di era pandemi ini," katanya.
Dalam momen ini, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko (Persero) Edy Setijono mengajak seluruh peserta agar lebih bijaksana dalam menjalani kehidupan, terutama di kala pandemi ini.
Penyelenggaraan Tawur Kesanga ini diharapkan bermakna spiritual dan ritual buat seluruh umat hidup untuk lebih mendekatkan diri kepada sumber kehidupan.
Baca Juga:Suasana Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1943 di Bali
"Prosesi ini bisa menjadi momentum pengingat, betapa lemahnya kita terhadap alam. Pandemi ini ternyata bisa melumpuhkan seluruh aktivitas kegiatan kita. Semoga melalui prosesi ini, kita lebih bijaksana," terangnya.
Kontributor : Julianto