Waspada Ledakan, BPBD DIY Simulasi Bencana Bahan Kimia

Namun yang terjadi di ruas Jalan Kenari, Yogyakarta itu bukan kejadian sungguhan, melainkan sebuah simulasi penanganan bencana non-alam.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 18 Maret 2021 | 21:10 WIB
Waspada Ledakan, BPBD DIY Simulasi Bencana Bahan Kimia
Simulasi penanganan bencana non-alam yang diselenggarakan bersama unsur gabungan di BPBD DIY, Kamis (18/3/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

"Nah dengan banyaknya teman-teman yang mampu melakukan kegiatan seperti ini, tentu menambah potensi sumber daya manusia dalam pengamanan. Jadi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, koordinasi juga bisa dibantu oleh temen-temen lain," pungkasnya.

Sementara itu Komandan TRC BPBD DIY Wahyu Pristiawan, khusus di Yogyakarta sendiri memang memiliki potensi bencana non-alam. Bencana tersebut disebabkan karena kegagalan teknologi yang ada.

Beberapa titik yang perlu diwaspadai di antaranya Waduk Sermo, lalu ada area vital semisal Terminal BBM di Rewulu serta yang tidak boleh dilupakan adalah reaktor nulir 'Kartini' yang terdapat di BATAN.

"Nah di BATAN-nya Jogja itu kan ada reaktor walaupun sifatnya reaktor ini adalah penelitian. Namanya reaktor Kartini," ujarnya.

Baca Juga:Truk BBM Disuruh Putar Balik di Sumut, Diduga Tak Bayar Uang Melintas

Memang beberapa tahun yang lalu, area BATAN yang terdapat di Yogyakarta masih berada di area yang kosong. Namun perkembangan zaman lokasi sekitar pun sekarang dipenuhi oleh masyarakat.

"Beberapa tahun ini sudah padat, sehingga itu menjadi ancaman, jadi diperlukan kontigensi. Sebenarnya sudah sejak 2016 kita bersama-sama dengan BATAN itu mengkonsolidasikan unsur gabung ini untuk penanganan kaitannya resiko yang ada di BATAN khususnya di luar station. Karena di dalam station sendiri mereka sudah ada tim internal. Sejak 2016 selalu melakukan latihan setiap tahun," terangnya.

Dijelaskan bahwa simulasi penanganan bencana non-alam akan dilakukan bersama dengan KBR Brimob Polda DIY, Basarnas, SAR Sabhara Polda DIY dan SAR DIY. Dengan Brimob Polda DIY dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang menjadi supervisor.

Simulasi tersebut dibagi menjadi dua tahapan. Pertama yakni penanganan radiasi atau paparan nuklir dan biologi yang akan dilaksanakan di gedung BPBD DIY.

Lalu akan dilanjutkan dengan simulasi penanganan paparan bahan kimia yang akan dilaksanakan di jalan raya. Skenario yang telah disiapkan yakni meledaknya truk pengangkut bahan kimia.

Baca Juga:Kabar Gembira! 8 SMP di Solo Mulai Simulasi Jelang PTM Senin Depan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak