Diwarnai Keterlambatan, Ratusan Atlet dan Pegawai KONI DIY Jalani Vaksinasi

ratusan atlet DIY mendapatkan vaksin Covid-19 jelang berlaga di PON XX

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Jum'at, 09 April 2021 | 19:29 WIB
Diwarnai Keterlambatan, Ratusan Atlet dan Pegawai KONI DIY Jalani Vaksinasi
Sejumlah atlet Puslatda PON XX 2021 Papua mendapat vaksin saat vaksinasi massal di Gedung Graha Pradipta, Jogja Expo Center, Jumat (9/4/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

"Vaksin ini sebagai syarat, maka kami koordinasikan dengan Dinkes Provinsi dan bisa dilakukan saat ini. Vaksinasi dilakukan selama sehari saja," terang dia.

Djoko tak menampik ada sejumlah atlet yang terlambat datang untuk vaksin. Selain itu ada beberapa atlet yang memang tidak hadir.

"Ada beberapa atlet yang terlambat, namun tadi sudah menerima vaksin semua. Lalu yang tidak datang rencananya akan kami data kembali dan ke depan kami ajukan lagi untuk menerima vaksin," jelas dia.

Ada 24 cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON XX 2021 Papua nanti. Diantaranya, aeromodeling, atletik, bola voli pantai, balap motor, biliard, catur, panjat tebing, panahan, pencak silat, dan judo.

Baca Juga:Tanggapi Soal ASPD Matematika Bocor, Pemda DIY: Pelaku Bakal Diblack List

"Selain itu ada cabang olahraga, renang indah, sepatu roda, taekwondo, terbang layang, wushu, terjun payung, rugby, renang permainan terbuka, polo air, gantole, tarung derajat serta kempo," ujar Djoko.

Djoko berharap vaksinasi ini menjadi dorongan semangat bagi para atlet. Ajang PON XX yang akan digelar di Papua diharapkan banyak menyabet juara dan emas.

Anggota Bidang Bina Prestasi KONI DIY, Wesley Heince Parera Tauntu mengatakan, ada sekitar 200 atlet yang didaftarkan untuk vaksinasi. Namun begitu atlet lainnya sudah lebih dulu mendapat vaksin dari instansi dimana atlet tersebut bekerja.

"Awalnya kami daftarkan kurang lebih 200. Tetapi bnyak juga atlet dan pelatih yg mendapatkan vaksin di institusi mereka. Misal atlet terbang layang yang semuanya berasal dari TNI AU dan instansi tempat bekerja (ASN). Sehingga yg terkonfirmasi belum mendapat vaksin sekitar 150-an. Tadi jumlah akhirnya ada 137 orang," ujar dia.

Baca Juga:Dinkes DIY Pastikan Tidak Ada Laporan KIPI Berat Selama Program Vaksinasi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak