DIY Masuk Musim Kemarau Tapi Masih Diguyur Hujan, Begini Penjelasan BMKG

BMKG menyebut secara umum sejak bulan Mei lalu wilayah DIY sebenarnya sudah memasuki musim kemarau.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 22 Juni 2021 | 08:55 WIB
DIY Masuk Musim Kemarau Tapi Masih Diguyur Hujan, Begini Penjelasan BMKG
Ilustrasi hujan - (PIxabay/PublicDomainPictures)

SuaraJogja.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan hujan yang masih kerap mengguyur wilayah DIY dalam beberapa hari terakhir diakibatkan adanya fenomena sirkulasi Eddy. Aktivitas tersebut masih akan terus terjadi selama bulan Juni ini.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Stasiun Klimatologi Sleman Yogyakarta, Reni Kraningtyas saat dikonfirmasi awak media, Senin (21/6/2021).

"Hujan beberapa hari ini di wilayah DIY disebabkan karena adanya Eddy (LPA: Low Pressure Area) di sebelah barat Sumatera," kata Reni.

Hingga saat ini, dijelaskan Reni, fenomena sirkulasi Eddy atau LPA itu masih terus aktif. Kondisi tersebut memicu terjadinya konvergensi atau pertemuan arus angin di lapisan 700 mb antara angin dari barat laut dan timur laut di wilayah Jawa.

Baca Juga:DIY Batal Lockdown, Sri Sultan: Saya Ngga Kuat Ngragati Rakyat Sak Jogja

"Di samping itu indeks DMI (Dipole Mode Index) bernilai negatif (-0,5), artinya ada suplai uap air menuju pantai barat Sumatera dan Jawa," jelasnya.

Reni menuturkan suhu permukaan laut masih cukup hangat di perairan sekitar Jawa berkisar antara 28 - 30 derajat celcius. Sedangkan untuk kelembaban udara di lapisan bawah yaitu 850 mb.

Angka tersebut dinilai masih cukup tinggi yaitu lebih dari 80%, sehingga memicu masih terbentuknya awan awan hujan. Kondisi itu pula yang akhirnya membuat beberapa hari ini potensi hujan masih akan terjadi.

"Itu yang mengakibatkan hujan beberapa hari ini dan masih ada potensi hujan pada bulan Juni ini," ujarnya.

Kendati begitu Reni tidak menampik bahwa bulan Juni ini sebenarnya sudah memasuki musim kemarau. Namun memang kondisi ini masih akan terjadi sepanjang bulan.

Baca Juga:Kasus COVID-19 DIY Makin Mengkhawatirkan, Pembatasan Mobilitas Harus Segera Dilakukan

"Betul, [bulan Juni] sudah masuk musim kemarau tapi juga bulan Juni ini masih berpotensi hujan di wilayah DIY," tuturnya.

Reni menambahkan kondisi iklim saat ini normal sampai dengan cenderung agak basah. Pihaknya juga tetap memprediksi puncak musim kemarau baru akan dirasakan pada Agustus mendatang.

"Namun puncak kemarau masih tetap ada yang kita prediksikan untuk wilayah DIY terjadi pada bulan Agustus 2021," tandasnya.

Senada Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Staklim Mlati Yogyakarta, Etik Setyaningrum menerangkan secara umum sejak bulan Mei lalu wilayah DIY sebenarnya sudah  memasuki musim kemarau.

"Pada awal Juni 2021 wilayah DIY bagian utara seperti Kabupaten Sleman masih terjadi hujan tetapi masih masuk kriteria hujan rendah," ujar Etik.

Hal ini, lanjut Etik, terlihat dari hasil monitoring data curah hujan dasarian 1 Juni 2021. Berdasarkan pengamatan beberapa alat pengukur curah hujan yang tersebar di wilayah DIY, sebagian besar wilayah DIY menunjukkan curah hujan berkisar 0 - 10 mm/dasarian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak