alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dampak Pandemi, Omzet Anjlok Tak Surutkan Niat Pengusaha Kafe Sleman Bantu Nakes

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana Senin, 02 Agustus 2021 | 20:45 WIB

Dampak Pandemi, Omzet Anjlok Tak Surutkan Niat Pengusaha Kafe Sleman Bantu Nakes
Simbolis pemberian bantuan dari sejumlah pengusaha Kafe Bento - (Suarajogja.id/HO-Bento)

Tidak sedikit pengusaha kafe di Kabupaten Sleman yang merugi di tengah kondisi tak menentu ini.

SuaraJogja.id - Usaha kuliner menjadi salah satu sektor yang terdampak pandemi Covid-19. Kebijakan pemerintah terkait dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) turut memperparah kondisi tersebut.

Tidak sedikit pengusaha kafe di Kabupaten Sleman yang merugi di tengah kondisi tak menentu ini. Namun nyatanya kondisi tersebut tidak menyurutkan mereka untuk bergotong royong membantu sesama.

Kegiatan sosial dengan membagikan bantuan makanan nagi tenaga kesehatan serta pasien terpapar Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri menjadi semangat positif tersendiri di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

Pengusaha Kafe Bento, Khairul Umam Bento menuturkan aksi sosial yang dilakukan di Sleman berada di sejumlah titik. Termasuk berbagi dengan warga yang berada di selter isolasi mandiri di Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang.

Baca Juga: Presiden Jokowi: PPKM Level 4 Diperpanjang Sepekan, sampai 9 Agustus

Selain tenaga kesehatan (nakes) dan pasien isoman, kata Bento, bantuan tidak lupa juga diberikan kepada petugas jaga di penyekatan beberapa ruas jalan.

"Jadi aksi ini sudah dilakukan dari Sabtu (31/7/2021) kemarin. Ada bantuan berupa makanan siap saji sebanyak 150 box nasi dan puluhan parcel diberikan pada petugas jaga yang ada di selter," kata Bento kepada awak media, Senin (2/8/2021).

Menurut Bento, bantuan yang diberikan itu bukan berasal dari kondisi pihaknya yang tidak terdampak pandemi. Pasalnya tidak dipungkiri Bento, selama pandemi berlangsung usahanya ikut terdampak.

Diakui Bento, selama pandemi omzet usahanya sempat anjlok. Namun hal tersebut, tak lantas dijadikan halangan atau alasan bagi ia dan pengusaha yang lain untuk tetap penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Bento menilai bantuan itu adalah bentuk kepedulian bersama para pengusaha di Yogyakarta dan Jawa Tengah atas kondisi pandemi sekarang. Lebih lanjut, kata Bento, diperlukan kesadaran dan kemauan semua pihak tidak hanya pemerintah untuk bergotong royong menanggulangi pandemi Covid-19.

Baca Juga: Cilok Rp 25 Ribu Dibeli Rp 300 Ribu, Pedagang ini Tak Kuasa Menahan Tangis

"Dalam posisi saat ini kita harus bersinergi bersama, saling membantu antar sesama rakyat dan membantu pemerintah meredam pandemi ini. Salah satu cara yang bisa kita lakukan salah satunya dengan memberikan bantuan seperti ini untuk nakes dan pasien isoman," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait