alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Stasiun Tugu dan Malioboro Wajib Masker dan Vaksin, Pemkot Jogja Bakal Periksa Pengunjung

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:20 WIB

Stasiun Tugu dan Malioboro Wajib Masker dan Vaksin, Pemkot Jogja Bakal Periksa Pengunjung
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti berinteraksi dengan salah seorang penumpang di Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (11/8/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Warga yang belum divaksin, kata Haryadi, bisa mendaftar di layanan aplikasi Pemkot Jogja melalui JSS.

"Nah pintu-pintu masuk Kota Jogja, misal di Jalan Magelang, lalu jalan ari arah Wates, lalu di selatan Umbulharjo nanti ditempel spanduk wajib masker dan vaksin. Jadi masuk ke Jogja harus taat masker dan sudah divaksin," katanya.

Warga yang belum divaksin, kata Haryadi, bisa mendaftar di layanan aplikasi Pemkot Jogja melalui JSS atau mendatangi tempat seperti XT Square. Rencananya Pemkot juga akan berkolaborasi dengan PDAM untuk menggelar vaksinasi dan juga akan menyediakan vaksinasi di wilayah Ngabean.

Terpisah, Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (PKCB) Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Ekwanto mengatakan bahwa pemeriksaan tanda vaksin bagi pengunjung Malioboro dimulai dari pintu masuk Kota Jogja dan di Terminal Giwangan.

"Pemkot akan membuat kebijakan, pengunjung yang datang dari luar Jogja akan di screening di Terminal Giwangan. Itu cukup membantu kami. Nah ketika sampai di Malioboro nanti dilakukan pemeriksaan itu secara acak," terang Ekwanto.

Baca Juga: Pengunjung Datang ke Malioboro dan Stasiun Tugu Yogyakarta Wajib Vaksin

Selanjutnya, bus dan pengunjung yang datang ke Malioboro diberikan batasan waktu berkunjung masing-masing 3 jam untuk parkir, dan 2 jam bagi wisatawan berkunjung.

"Kenapa beda, biasanya bus ada yang datang bersamaan dan pengunjung di Malioboro belum kembali ke bus-nya masing-masing. Sehingga bus yang baru datang itu bisa lebih lama parkir. Setelah itu pengunjung baru diperkenankan turun," terang dia.

Meski sudah dicanangkan dan memiliki mekanisme kawasan wajib masker dan vaksin, pihaknya akan melakukan simulasi terlebih dahulu. Jika simulasi berjalan baik, setelah PPKM Level 4 berakhir akan diterapkan.

"Hari ini kami simulasi dulu. Jika pedagang dan toko-toko sudah dibolehkan buka. Namun memang pengunjungnya masih sedikit," jelas dia.

Disinggung apakah akan ada lokasi vaksin khusus bagi pengunjung Malioboro, Ekwanto belum mau menjelaskan. Pasalnya lokasi tidak begitu memadai, dan sudah banyak lokasi dan instansi yang menawarkan vaksinasi gratis.

Baca Juga: Bantu Warga Malioboro yang Terdampak PPKM Level 4, Mahasiswa Jogja Bagikan Sembako

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait