Berhadapan dengan Suami Sendiri di Pilur Candibinangun, Begini Kata Istri

Yulianti mengatakan, memang keputusannya untuk maju itu dilandasi atas tidak adanya calon lain yang menantang suaminya dalam Pilur tahun ini.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 11 Agustus 2021 | 20:55 WIB
Berhadapan dengan Suami Sendiri di Pilur Candibinangun, Begini Kata Istri
Ilustrasi pemilu (Unsplash/5Element)

Padahal, mengaju pada aturan yang ada pilur sudah semestinya diikuti oleh paling tidak dua orang. Pada saat detik akhir pendaftaran calon lurah itu ditutup akhirnya sang istri memutuskan untuk ikut maju dan bertarung dengan suaminya.

"Kebetulan sampai akhir pendaftaran itu kan dari yang lain ngga ada yang daftar. Nah istri daftar akhir itu sebenarnya," ujarnya.

Mantan Manajer PSS Sleman itu menyebut bahwa sang istri yang memutuskan untuk maju di pilur kali ini memang atas keinginan sendiri.

"Itu (maju pada pilur) yang ingin istri saya sendiri," imbuhnya.

Baca Juga:Tak Setuju Pilur Ditunda, Paguyuban Lurah Sleman: Hanya Butuh 2 Menit Gunakan E-voting

Lik Sis pun tidak terlalu memikirkan hasil akhir pilur nanti. Baik yang akan menang istrinya atau dirinya, kata Lik Sis, warga sudah cerdas dalam menentukan pilihannya masing-masing.

"Oh nggak apa-apa, masyarakat punya hak untuk menentukan hak pilihnya. Kita serahkan kepada masyarakat, masyarakat sekarang sudah cerdas untuk menggunakan hak pilihnya," tuturnya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Kepala Bidang Kelembagaan dan Aparatur, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (DPMK) Sleman, Agung Endarto menuturkan ada 35 kalurahan yang menyelanggarakn pilur pada tahun ini.

Disampaikan Agung, tidak ada persoalan terkait tentang pasangan suami istri yang maju bersama memperbutkan kursi lurah. Hal yang perlu menjadi perhatian adalah syarat-syarat lain yang harus dipenuhi.

"Jadi kalau sesuai ketentuan itu minimal diikuti 2 calon dan maksimal 5 calon. Calonnya bebas berasal dari daerah manapun asalkan warga negara Indonesia. Lalu ada syarat usia minimal 25 tahun dan maksimal tidak dibatasi. Tentunya yang penting sehat jasmani dan rohani," tandasnya.

Baca Juga:Maju Bareng, Eks Manajer PSS Sleman Lawan Istri di Pemilihan Lurah

Agung menyebut selain di Kalurahan Candibinangun, ada Kalurahan lain yang memiliki calon serupa yakni pasangan suami istri.

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak