facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ruko di Trienggo Habis Dilalap si Jago Merah, Kerugian Capai Ratusan Juta

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono Kamis, 09 September 2021 | 15:40 WIB

Ruko di Trienggo Habis Dilalap si Jago Merah, Kerugian Capai Ratusan Juta
Petugas memadamkan api di sebuah ruko di Pedukuhan Gaten, Kalurahan Trirenggo, Kapanewon/Kabupaten Bantul pada Kamis (9/9/2021) pagi. - (SuaraJogja.id/HO-BPBD Bantul)

Adapun kerugian akibat kebakaran itu empat sepeda motor hangus, dua rusak parah, begitu juga dengan satu sepeda angin, 50 tabung gas, dan delapan unit kulkas.

SuaraJogja.id - Sebuah ruko milik Suwarsono (52) yang terletak di Padukuhan Gaten, Kalurahan Trirenggo, Kapanewon/Kabupaten Bantul ludes dilalap api pada Kamis (9/9/2021) sekitar pukul 05.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kebakaran bermula saat anak pemilik toko yaitu Iim Arsoni yang sedang tidur di lantai dua tiba-tiba melihat kepulan asap masuk ke kamarnya. Lantas dia bangun dan keluar kamar, setelah keluar dia melihat ke atap bawah ada kepulan asap yang tebal.

"Mengetahui hal tersebut dia langsung memberi tahu orang rumah untuk segera keluar rumah," jelas Koordinator Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran BPBD Bantul, Khamdani kepada SuaraJogja.id.

Dia menyampaikan, ketika mau menuju keluar rumah jalan sudah gelap dan panas. Akibatnya putra pertamanya Edo Arseni (29) jatuh dan terkilir.

Baca Juga: PPKM Level 3, Bantul Izinkan Pembelajaran Tatap Muka Secara Terbatas

"Setelah berhasil keluar rumah, api sudah membesar dan menjalar bagian lainnya di belakang toko. Kemudian melapor ke BPBD Bantul untuk segera dipadamkan apinya," katanya.

Adapun kerugian akibat kebakaran itu empat sepeda motor hangus, dua rusak parah, begitu juga dengan satu sepeda angin, 50 tabung gas, dan delapan unit kulkas. Estimasi kerugian materil sekitar Rp750 juta.

"Karena itu ruko jadi banyak barang-barang yang terbakar api. Kerusakannya sekitar 80 persen," tuturnya

Dikatakan Khamdani, penyebab kebakaran diduga akibat korselting listrik dari mesin pendingin. Pihaknya butuh waktu kurang lebih 1,5 jam untuk bisa memadamkan si jago merah.

"Api baru bisa dipadamkan 1,5 jam kemudian sampai tidak ditemukan bara. Sebetulnya kebakarannya terjadi jam 05.00 WIB pagi tapi laporan barub masuk ke kami pukul 05.58 WIB. Ada jeda satu jam," ucapnya.

Baca Juga: Watu Lumbung Masuk 20 Destinasi Wisata di Bantul yang akan Dibuka, Ini Respon Pengelola

Ia menyebutkan jika kendala saat memadamkan api ialah listrik masih dalam keadaan menyala. Sehingga petugas pemadam kebakaran harus berhati-hati.

"Kami kerahkan mobil pemadam kebakaran sebanyak empat unit. Selain itu juga ada mobil pemadam dari polisi dan TNI," terangnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait