Apa Itu Hujan Orografis? Proses Hingga Manfaatnya

Saat ini Indonesia sudah memasuki musim penghujan.

Dythia Novianty
Senin, 01 November 2021 | 16:27 WIB
Apa Itu Hujan Orografis? Proses Hingga Manfaatnya
Ilustrasi hujan (Pixabay)

SuaraJogja.id - Apa itu Hujan Orografis? Saat ini Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Tak semua air hujan sama, tergantung faktor pembuatnya.

Beberapa jenis hujan yang terjadi menurut proses dan tempat diantaranya, hujan zenithal, frontal, konveksi, siklon, dan orografis. Kali ini kita akan mengulas pengertian hujan orografis.

Hujan orografis biasanya terjadi di daerah pegunungan. Sebelum menuju proses terjadinya berikut karateristik hujan orografis diantaranya.

  1. Proses terjadinya di daerah pegunungan.
  2. Disebabkan angin fohn (kering)
  3. Uap air naik ke atas puncak dan terkondensasi.
  4. Hujan terjadi di daerah lereng gunung.

Itu tadi ciri yang membedakan hujan orografis. Selanjutnya proses terbentuknya hujan orografis.

Baca Juga:Begini Proses Terjadinya Hujan

  1. Uap air di sekitar pegunungan terbawa angin fohn menuju ketempat yang lebih tinggi (puncak gunung).
  2. Selanjutnya uap air yang terbawa mengalami pengembunan. Hal ini disebabkan perubahan suhu yang semkin tinggi tempat semakin rendah suhu.
  3. Setelah itu terbentuklah awan, sampai di titik jenuh atau tidak mampu menampung uap air. Titik-titik air akan jatuh sebagai hujan.
Awan atau mendung menjelang hujan (freedigitalphotos/worradmu)
Awan atau mendung menjelang hujan (freedigitalphotos/worradmu)

Manfaat hujan orografis yang bisa dirasakan diantaranya.

  1. Persediaan air mencukupi.
  2. Menyuburkan tanah petani sayur di lereng gunung.
  3. Mengurangi polusi udara.
  4. Mencegah kekeringan.
  5. Menjaga kelesatrian hutan.

Dan masih banyak lagi manfaat hujan orografis bagi makhluk hidup di sekitar pegunungan.

Selain itu bila hujan orografis juga memiliki efek negatif bila turun terlalu sering. Berikut efek negatif hujan orografis.

  1. Bila hujan terlalu lama turun kemungkinan tanaman sayur warga akan rusak.
  2. Bila gunung berdekatan dengan pantai, hujan yang lebat mengganggu aktivitas nelayan dalam menangkap ikan.
  3. Menghambat pertumbuhan sayur yang membutuhkan sinar matahari.
  4. Mengakibatkan banjir bila hujan deras dalam waktu yang cukup lama.

Secara garis besar hujan orografis dibentuk angin pegunungan yang membawa uap air ke atas. Terbentuklah awan hingga titik jenuh. Selanjutnya tetesan air turun terjadilah hujan di sekitar pegunungan.

Hujan Orografis. [Ilmugeografi]
Hujan Orografis. [Ilmugeografi]

Itulah penjelasan singkat hujan orografis mulai dari karakteristik, proses, hingga pengaruh. Proses dan tempat terjadi yang membedakan hujan orografis dengan yang lain. Jadi, jangan sampai keliru lagi membedakannya bila hujan turun.

Baca Juga:Hujan Deras di Area Parkir Jababeka Ini Hanya Mengguyur Satu Mobil Saja

Kontributor : Cahya Hanifah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak