Klaster Takziah Makin Meluas, Seluruh Sekolah di Sedayu Ditutup

Didik meminta Dikpora Bantul juga menutup sekolah-sekolah di Kapanewon Sedayu.

Galih Priatmojo
Senin, 08 November 2021 | 15:11 WIB
Klaster Takziah Makin Meluas, Seluruh Sekolah di Sedayu Ditutup
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

SuaraJogja.id - Penularan COVID-19 di SDN 1 Sukoharjo, SMKN 1 Sedayu serta MAN 1 di Bantul akibat klaster takziah semakin meluas. Bahkan akibat salah satu guru salah satu madrasah yang nekat mengajar meski sudah dinyatakan positif COVID-19, belasan peserta didik akhirnya tertular virus.

Untuk mengantisipasi semakin meluasnya penularan virus, Pemda DIY meminta seluruh sekolah di Kapanewon Sedayu untuk ditutup sementara. Semua siswa pun kembali mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) alih-alih Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

"Untuk SMA/SMK ada empat sekolah yang kita minta ditutup sementara di kapanewon sedayu dan siswa belajar di rumah," ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (disdikpora) DIY, Didik Wardaya di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (08/11/2021).

Selain SMA/SMK, Didik meminta Dikpora Bantul juga menutup sekolah-sekolah lan sekitar Kapanewon Sedayu. Sebab sekolah-sekolah tersebut saling berdekatan sehingga berpotensi menularkan COVID-19.

Baca Juga:Kasus Napi Ngaku Disiksa di Lapas, Kakanwil Kemenkuham DIY Penuhi Panggilan Komnas HAM

Menurut Didik, penutupan sekolah di Kapanewon tersebut dilakukan sejak seminggu terakhir. Penutupan dilakukan selama 14 hari sembar menunggu hasil tracing klaster tersebut.

"Kalau dari hasil evaluasi tersebut memungkinkan untuk ptm ya kita buka, kalau tidak ya tetap daring. Sekolah-sekolah yang masuk aglomerasi [penularan covid-19] harus tetap daring," ujarnya. 

Didik menambahkan, dari hasil tracing siswa yang terpapar, hampir semua Orang Tanpa Gejala (OTG). Sebab sebagian besar siswa SMA/SMK di kapanewon tersebut sudah mendapatkan vaksinasi.

Karenanya Didik meminta gugus tugas di sekolah-sekolah bisa bekerja lebih efektif. Satgas penebalan nakes dan mitigasi hulu juga diminta membantu edukasi sekolah.

Kepala Sekolah diminta tegas pada guru untuk memperhatikan aturan prokes dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Kalau mereka positif COVID-19 maka wajib mengajar daring, bukan sebaliknya malah nekat mengajar luring.

Baca Juga:Bencana Hidrometeorologi Ancam Warga, Ini Langkah Antisipasi Pemda DIY

"Di sekolah juga kita bentuk agen-agen perubahan perilaku anak-anak untuk mengingatkan sesama temannya bagaimana menjalankan prokes," ujarnya.
 
Ditambahkan Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, Pemkab meminta dinas kesehatan (dinkes) untuk menyisir kembali sekolah-sekolah di kabupaten tersebut. Hal itu untuk mengetahui kemungkinan munculnya klaster-klaster baru.

"Kita nanti akan evaluasi sekolah yang belum aiap atau rentan paparan covid-19, maka akan kita berhentikan dulu sementara waktu," tandasnya.

Halim menyebutkan, PTM memang memunculkan resiko penularan COVID-19. Karenanya Pemkab terus berupaya membatasi penyebaran virus dengan melakukan isolasi pada warga yang terpapar virus. Shelter-shelter pun disiapkan untuk isolasi. 

Guru yang masih nekat mengajar akan diberinkan sanksi tegas. Sebab perbuatannya yang lalai prokes menyebabkan klaster penularan COVID-19.

"Guru ngeyel ngeyel, jadi ketentuannya nekat ngajar itu pelanggaran. Nanti kita akan beri peringatan teguran. Ya kalau itu tidak diindahkan terus-menerus ya kita berikan sanksi karena ini menyangkut orang banyak," ungkapnya.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengungkapkan sekolah memang ditutup akibat munculnya klaster penularan COVID-19. Penutupan sekolah selama dua minggu diharapkan dapat memutus mata rantai penularan.

"Nanti kita lihat hasilnya, yang penting dengan begini tidak ada penualaran," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak