"Saya bertemu pimpinan [muhammadiyah], dan beliau mendukung kami meneruskan kasus ini secara tuntas," ujarnya.
Sementara Ketua Komite Disiplin dan Etik Mahasiwa UMY sekaligus Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Alumni dan AIK UMY, Faris Al-Fadhat mengungkapkan, pihak kampus sudah meminta keterangan dari berbagai pihak, termasuk pengakuan pelaku maupun korban. Pelecehan seksual dilakukan pelaku sendiri tanpa ada teman atau pelaku lain yang mengetahui kejadian tersebut.
"Korban mengaku dipaksa untuk melakukan tindakan asusila dengan pelaku. Pelaku juga melakukan tindakan sendiri, terkonfirmasi dari info korban maupun pelaku yang dilakukan diluar lingkungan kampus," jelasnya.
Faris menyebutkan, pelaku yang merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMY selain dikeluarkan dari kampus secara tetap dan tidak hormat juga dikembalikan ke pihak keluarga. Sanksi ini merupakan kategori terberat yang diberikan kampus atas pelanggaran asusilanya.
Baca Juga:Mengaku Lakukan Pemerkosaan, Mahasiswa UMY Dikeluarkan Secara Tidak Hormat
"Kami menggunakan empat pasal dalam menangani kasus ini. Kasus ini bisa berkembang [ke ranah hukum] dengan lebih lanjut karena kondisi psikologi yang berubah-ubah dari korban," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi