Covid-19 Melonjak 198 Orang dalam 5 Hari Terakhir, Gunungkidul Belum Aktifkan Selter

Klaster pondok pesantren menyumbang kasus terbanyak.

Eleonora PEW
Selasa, 15 Februari 2022 | 19:37 WIB
Covid-19 Melonjak 198 Orang dalam 5 Hari Terakhir, Gunungkidul Belum Aktifkan Selter
Ilustrasi covid-19, Perbedaan Gejala Omicron dan Flu Biasa. (Freepik)

SuaraJogja.id - Dalam lima hari terakhir, kasus Covid-19 di wilayah Gunungkidul mengalami lonjakan cukup signifikan. Beberapa klaster baru muncul di wilayah ini mulai dari klaster keluarga hingga klaster pondok pesantren. Klaster pondok pesantren menyumbang kasus terbanyak.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawati mengakui sejak tanggal 11 Februari 2022 yang lalu, kasus Covid-19 di wilayah Gunungkidul mengalami lonjakan. Dalam 5 hari terakhir, setiap harinya mengalami lonjakan kasus mencapai puluhan.

Dari data yang ia miliki, kasus Covid-19 tanggal 11 Februari bertambah 24 kasus, tanggal 12 Februari ada penambahan 21 kasus, tanggal 13 Februari bertambah 47 kasus, tanggal 14 Februari bertambah 33 kasus. Dan hari ini, Selasa (15/2/2022) ada penambahan tertinggi yaitu 73 kasus.

"Ini ada kecenderungan bertambah 5 hari terakhir bertambah 198 orang. Dan kita belum bisa memprediksi kapan mencapai puncaknya," kata dia, Selasa.

Baca Juga:UGM Kembali Buka Asrama Mahasiswa untuk Tempat Isoter Sivitas

Secara keseluruhan kasus aktif Covid-19 di Gunungkidul telah mencapai 215 orang. Di mana sejak Covid-19 melanda pertama kali hingga hari ini, sudah ada 18253 warga Gunungkidul yang terpapar Covid-19. 17.002 orang di antaranya dinyatakan sembuh dan meninggal 1.034 orang.

Hari ini ada 2 orang pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Mereka berasal dari Kapanewon Ponjong dan Playen. Kedua orang pasien Covid-19 yang meninggal hari ini selain cormobid juga mereka belum menjalani vaksinasi.

"Mereka belum divaksin jadi daya tahan tubuh kurang," tambahnya.

Tiga kapanewon menduduki jumlah terbanyak pasien Covid-19 masing-masing Playen, Wonosari dan Karangmojo. Playen menduduki jumlah terbanyak karena mencapai 81 kasus, Karangmojo 26 orang dan Wonosari sebanyak 34 kasus.

Kendati telah mencapai ratusan orang yang tercatat pasien aktif namun sampai saat ini isolasi terpusat belum dilaksanakan. Alih-alih di isolasi terpusat (isoter), kebanyakan kasus aktif justru memilih isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing.

Baca Juga:Kasus Omicron Makin Menggila, DIY Alami Kelangkaan Reagen SGTF

"Kami berharap perangkat pemerintah setempat ikut andil dalam penanganan pasien isoman. Harapannya selain puskesmas, juga dipantau oleh perangkat kalurahan setempat," kata Dewi.

Menurut Dewi, warga Gunungkidul lebih memilih isoman di rumahnya sendiri ketimbang di isoter. Sebab mengacu pada pengalaman sebelumnya, pasien yang bersedia di isoter terbilang sangat minim, meski tempat sudah disiapkan.

Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto sebelumnya telah menginstruksikan agar selter di tiap kapanewon disiapkan. Setidaknya ada 22 lokasi selter yang menyebar di seluruh kapanewon. Pemkab juga berencana untuk mengaktifkan kembali isoter di Petir, Rongkop dan Wisma Wanagama, Playen.

"Termasuk gedung Puskesmas Ponjong II di Kalurahan Bedoyo..Soal Puskesmas Ponjong II sebagai isoter baru sebatas diskusi," kata Heri.

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak