Alasan Gadis Muda Asal Bantul Nekat Aborsi, Hubungan Tak Direstui Orang Tua

Ia melakukan aborsi karena takut ketahuan orang tuanya bahwa dia hamil.

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono
Rabu, 16 Februari 2022 | 21:40 WIB
Alasan Gadis Muda Asal Bantul Nekat Aborsi, Hubungan Tak Direstui Orang Tua
Kapolres Bantul AKBP Ihsan (tengah) memegang nisan yang bertuliskan nama bayi perempuan yang dipesan oleh pelaku lewat marketplace. - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

SuaraJogja.id - Polres Bantul menangkap seorang perempuan muda berinisial ASV (18) asal Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul. Pasalnya, dia telah melakukan aborsi terhadap kandungannya yang memasuki usia empat bulan.

Menurut pengakuan ASV kala dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Bantul, ia terpaksa melakukan aborsi lantaran hubungan dia dengan AND (19) yang tak lain adalah kekasihnya tidak direstui oleh sang ibu. Terlebih, ibunya juga tidak suka dengan keluarga AND.

"Karena ibu saya tidak suka dengan keluarga pacar saya (AND)," ucap ASV pada Rabu (16/2/2022).

Alasan lainnya, ia melakukan aborsi karena takut ketahuan orang tuanya bahwa dia hamil.

Baca Juga:Terungkap, Begini Cara Pelaku Aborsi Kubur Jasad Bayinya di Canden Bantul

"Takut kalau ketahuan ternyata saya hamil dengan AND," ujarnya.

Terkait dengan lokasi kuburan oroknya di Makam Ngasem, Canden, Jetis, Bantul, lanjutnya, ia ingin menguburkan anaknya secara layak. Ia mengaku tak tega bila anaknya dikubur begitu saja dengan cara yang tidak layak.

"Ya kan itu juga manusia tapi sudah meninggal. Saya ingin menguburkan bayinya secara layak jadi kami kubur di sana," katanya.

Kapolres Bantul AKBP Ihsan menyampaikan, pelaku mengubur orok tersebut menggunakan dua pecahan keramik yang ditemukan di makam itu.

"Mereka menggali makam menggunakan pecah keramik yang ditemukan ada di lokasi," papar dia.

Baca Juga:Tulis Nama Bayi yang Dibuang di Depan Masjid di Kasihan Bantul, AU Minta Anaknya Dikubur

Sebelum melakukan aborsi, ASV bahkan sempat memeriksakan kandungannya ke dua rumah sakit berbeda. Pertama, pada 6 November 2021, ASV berkunjung ke klinik RSKIA Ummi Khasanah.

"Dia ke sana untuk menjalankan tes USG dan ada tanda buktinya," ujarnya.

Kedua, pada 10 Januari 2022, dia juga melakukan pemeriksaan USG di Rumah Sakit Umum Rachma Husada.

Adapun barang bukti lainnya yang disita meliputi sebuah ponsel merek Infinix Note 8 milik AND, satu unit Yamaha Mio dengan nomor polisi AB 5261 SJ, sebuah iPhone 8 warna rose gold milik tersangka, baju daster warna coklat, gunting, dua pecahan keramik, sebuah batu nisan, dan kain putih pembungkus bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak