Iis Dahlia Sekeluarga Jadi Korban Penipuan Berkedok Trading: Udah Deh Bisnis GItuan Bukan Buat Orang Jadul Kaya Kita

Iis Dahlia sekeluarga kena tipu bisnis trading

Galih Priatmojo
Rabu, 06 April 2022 | 13:42 WIB
Iis Dahlia Sekeluarga Jadi Korban Penipuan Berkedok Trading: Udah Deh Bisnis GItuan Bukan Buat Orang Jadul Kaya Kita
Iis Dahlia jawab pertanyaan Rizki atau Ridho. (Youtube/QissYouTV)

SuaraJogja.id - Beberapa waktu terakhir publik digegerkan dengan kasus penipuan berkedok trading yang menjebloskan dua crazy rich Indra Kenz dan Doni Salmanan. Siapa kira dari sekian kasus penipuan berkedok trading itu nyatanya pedangdut Iis Dahlia juga turut jadi korban.

Dikutip dari Hops.id, Iis Dahlia tak sendirian menjadi korban penipuan berkedok trading. Suami hingga anak-anaknya pun teryata juga turut kena tipu.

Iis mengaku penipuan berkedok trading yang menimpanya bermula dari ajakan sang suami Satrio Dewandono yang tergiur untuk mengikuti bisnis trading. Tak hanya Iis, sang suami juga turut serta mengajak anak-anaknya ikut trading.

Bahkan, suaminya itu juga menyekolahkan Salsha, putri pertamanya untuk belajar trading agar bisa dapat untung.

Baca Juga:5 Fakta Fakarich Guru Trading Indra Kenz Jadi Tersangka hingga Berujung Ditahan

Namun, bukannya untung, justru Iis Dahlia telah mengalami kerugian. Hanya saja dia tidak menyebutkan totalnya berapa.

Setelah sang suami mengajak Iis Dahlia untuk ikut serta dalam trading dan ternyata tidak menguntungkan, kadang-kadang hal itu dibuat guyonan di keluarga. “Duit gimana tuh duit?”

Iis Dahlia mengatakan karena suami merasa tidak enak sudah mengajak sekeluarga ikutan, Satrio mengatakan, “Ada, tapi belum bisa diambil,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iis Dahlia menjelaskan trading sudah ada sejak zaman dulu. Hanya saja pada saat ini memang sempat tren di kalangan masyarakat karena diiming-imingi untung banyak.

“Cuma orang Indonesia ini harus dikasih tahu pembelajaran dulu bahwa trading itu ada risikonya,” tuturnya.

Baca Juga:65 Penyedia Trading Valas Resmi di Indonesia, Pastikan Sudah Berizin Bappebti

Sebab, jelasnya, semua hal yang berkaitan dengan trading pasti hanya mempromosikan yang enaknya saja.

“Itu salah!” serunya.

Iis Dahlia menjelaskan dalam hal trading memang jika sedang untung, uang yang didapatkan sangat besar. Namun kalau mengalami kerugian, uang yang dimiliki akan habis banget.

Kemudian, Iis Dahlia juga menyebut dirinya sebagai orang zaman dahulu yang tidak mengerti soal trading, dia lebih memilih untuk membeli hal-hal yang ada fisiknya.

“Lu beli tanah, ada tanahnya. Lu beli emas, ada emasnya. Kalau trading, trading, udah deh bukan untuk kita (orang jadul)!” pesan Iis Dahlia.

Selanjutnya, Iis Dahlia juga berpesan trading hanya untuk orang yang mengerti bisnis.

“Tapi untuk orang yang gak ngerti, apalagi kalau duitnya punyanya cuma itu-itunya aja. Jangan!”

Lalu, ibu dari Devano itu juga menyampaikan pada ibu-ibu jadul sepertinya, “Udah dah jangan (ikutan trading). Apalagi kalau Cuma punya duitnya 10 juta, 20 juta. Ah, alemong (nyeseknya kebangetan kalau rugi)!” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak