Pemkab Bantul Siapkan Ratusan Miliar Untuk Belanja UMKM: Kualitas Harus Ditingkatkan

Jika diibaratkan sebagai embrio bisnis, maka program inkubator bisnis bertujuan mempersiapkan UMKM menghadapi persaingan pasar di era digital.

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono
Rabu, 20 April 2022 | 11:10 WIB
Pemkab Bantul Siapkan Ratusan Miliar Untuk Belanja UMKM: Kualitas Harus Ditingkatkan
FGD inkubator bisnis melalui digitalisasi bagi UMKM di Ross In Hotel, Sewon, Bantul, Selasa (19/4/2022). - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

SuaraJogja.id - Sebanyak 30 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Bantul mengikuti focus grup discussion (FGD) di Ross Inn Hotel pada Selasa (19/4/2022). Ini sebagai langkah agar pelaku UMKM bisa mengikuti lelang pengadaan barang dan jasa.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul Agus Sulistyana menyampaikan, kegiatan ini guna mendukung masuknya produk UMKM ke aplikasi e-katalog. Selain itu, juga sebagai tindak lanjut kegiatan konsultasi bisnis yang digelar setiap dua minggu sekali.

"Konsultasi bisnis yang biasanya kami laksanakan di kantor kami UMKM dengan peserta terbatas," kata Agus.

Jika diibaratkan sebagai embrio bisnis, maka program inkubator bisnis bertujuan mempersiapkan UMKM menghadapi persaingan pasar di era digital.

Baca Juga:Bea Cukai Yogyakarta Bersama Pemkab Bantul dan Kulon Progo Gelar Operasi Rokok Ilegal

"Untuk mendorong UMKM berkonvergensi dari konservatif ke digital," ucapnya.

Pun ini sekaligus sebagai bentuk kurasi, terhadap produk-produk UMKM dari Bumi Projotamansari yang akan masuk ke market place. Baik Bantul Online Shop (BOS) milik Pemda Bantul, maupun SiBakul milik Pemda DIY.

"Sehingga produk yang dijual tidak mengecewakan konsumen," terangnya.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memastikan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk belanja produk UMKM sebesar Rp210 Miliar. Anggaran itu akan didistribusikan lewat Organsiasi Perangkat Daerah (OPD).

"Mekanismenya melalui belanja pengadaan barang dan jasa," ujarnya.

Baca Juga:BNI New York Dinilai Punya Produk Trade Finance untuk Memperlancar Ekspor-Impor Produk UMKM

Untuk itu, pelaku UMKN harus memanfaarkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Maka UMKM bisa memperbaiki kualitas produknya yang layak dijual lewat market place milik pemerintah.

"Karena kami akan melakukan seleksi secara ketat terhadap produk-produk yang akan dijual lewat market place BOS," ujar dia.

Selain di market place milik Pemkab Bantul, UMKM diharapkan juga menjual produknya lewat market place lainnya. Sehingga semakin banyak sarana yang digunakan untuk memasarkan produknya.

"Dengan demikian dapat mempercepat pemulihan ekonomi UMKM yang lumpuh akibat pandemi ini," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak