Bawa Mobil Khusus, Ini Tunggangan Presiden Jerman Saat Kunjungi UGM

Presiden Jerman membawa serta mobil keluaran Mercedes-Benz dalam kunjungannya ke UGM

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 17 Juni 2022 | 18:14 WIB
Bawa Mobil Khusus, Ini Tunggangan Presiden Jerman Saat Kunjungi UGM
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier bersama Rektor UGM Ova Emilia di Balairung UGM, Jumat (17/6/2022). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier melanjutkan kunjungan kenegaraannya ke Indonesia dengan singgah ke Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Jumat (17/6/2022). 

Rombongan Presiden Jerman tersebut baru tiba di kampus UGM pada pukul 14.00 WIB tadi. Berbeda dengan kepala negara lain yang mayoritas datang dengan sedan panjang.

Presiden Steinmeier tampak turun dari sebuah mobil jenis SUV mewah nan berkelas. Mobil yang diketahui merupakan keluaran Mercedes-Benz itu memiliki seri G-Class.

Dengan kemudi yang berada di sebelah kiri, mobil yang ditunggai Presiden Jerman tersebut tampak berwarna hitam. Dihiasi lambang negara Jerman di samping kanan dan bendera merah putih Indonesia di sebelah kiri.

Baca Juga:Soroti Kemunculan Zulkifli Hasan di Reshuffle Kabinet Jokowi, Pengamat UGM: Untuk Amankan Stabilitas Ekonomi

Plat nomornya bertuliskan Germany. Kendaraan roda empat yang berukuran sedang itu diketahui memang keluaran pabrikan asal Jerman. Walaupun setelah dilihat lebih seksama pun, mobil itu tak terlihat mencantumkan nomor serinya. 

Mobil yang ditunggangi Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier saat berkunjung ke Yogyakarta, Jumat (17/6/2022). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]
Mobil yang ditunggangi Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier saat berkunjung ke Yogyakarta, Jumat (17/6/2022). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

UGM sendiri merupakan satu-satunya kampus atau perguruan tinggi yang dikunjungi Presiden Steinmeier selama berada di Indonesia kali ini. 

Dalam rangkaian kunjungan kenegaraan ini, Presiden Steinmeier menilik beberapa stan pameran produk serta menggelar diskusi dengan civitas UGM. Diskusi yang digelar di Balai Senat itu sendiri bertajuk 'Food Security, Global Challenges, and Dependencies.'

Presiden Steinmeier mengaku bahwa ia sangat tertarik dengan isu ketahanan pangan di berbagai negara. Menurutnya saat ini semua pihak tengah berhadap dengan ancaman krisis pangan.

Jerman sendiri, dikatakan Steinmeier, merupakan salah satu pendukung utama dalam World Food Programme (WFP) atau Program Pangan Dunia. Namun itu hal yang tidak terlalu perlu untuk dibanggakan. 

Baca Juga:Soal Isu Reshuffle Kembali Muncul, Pengamat Politik UGM Sebut Ada Kaitannya Dengan Pemilu 2024

Sebab hal itu yang memang selayaknya diberikan negara oleh masyarakat internasional. Mengingat Jerman juga yang dinilai sudah memiliki kesiapan itu untuk membantu negara-negara dunia dalam menghadapi krisis pangan itu sendiri.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak