Bu Ruswo di Tepian Sejarah Perjuangan Indonesia
Retno menyatakan bahwa tidak mudah untuk mengulik lebih jauh sosok Bu Ruswo. Sebab memang tak banyak informasi yang dapat menjelaskan ibu bagi para prajurit itu.
Bahkan dalam buku-buku sejarah pun hampir tak ada yang menyebut atau menyediakan banyak informasi yang menjelaskan secara lengkap peran Ibu Ruswo. Latar belakang Bu Ruswo yang juga hanya merupakan warga sipil itu dinilai semakin menyusahkan untuk menggali informasi lebih jauh.
"Tantangannya banyak karena dari keluarga tidak ada yang tahu. Kemudian saya cari di majalah. Harus mencari dari itu untuk bisa mendapat keterangan mengenai Bu Ruswo itu," ucapnya.
Baca Juga:10 Tahun Berjualan, Pedagang Lawar Babi di Bali Ini Merasa Belum Merdeka
Minimnya informasi sejarah itu membuat seolah sosok Bu Ruswo terpinggirkan dari buku sejarah Indonesia.
"Sedikit sekali yang membicarakan tentang Ibu Ruswo. Jadi seperti terpinggirkan, padahal perjuangannya itu cukup banyak," ujarnya.
Jejak Petilasan Perjuangan Bu Ruswo
Suara kicauan burung sahut-menyahut bersamaan dengan rintik hujan yang mengguyur sebuah rumah di dalam gang sempit paling timur di Jalan Ibu Ruswo tepatnya RW 03 Yudonegaran, Kelurahan Prawirodirjan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, Kamis (11/8/2022) sekitar pukul 13.03 WIB siang.
Pintu depan rumah itu terbuka namun tampak sepi tak ada orang yang menyambut. Hanya ada seorang warga yang sibuk mengecat tembok sepanjang gang menjadi putih kembali.
![rumah bersejarah Bu Ruswo yang jadi dapur umum masa perjuangan. [Galih Fajar / Multimedia SuaraJogja.id]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/08/17/59849-rumah-bersejarah-bu-ruswo-yang-jadi-dapur-umum-masa-perjuangan.jpg)
Tak lama, seorang pria mengenakan celana panjang serta baju merah berkacamata keluar dari dalam rumah. Ia masih sibuk memindahkan beberapa bahan kain yang akan diukurnya menjadi baju dari kursi.