Untuk Sementara Polri Tak Akan Gunakan Gas Air Mata, Netizen Soroti Hal Ini

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menanggapi hasil investigasi Tragedi Kanjuruhan yang dilakukan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).

Eleonora PEW
Rabu, 19 Oktober 2022 | 18:35 WIB
Untuk Sementara Polri Tak Akan Gunakan Gas Air Mata, Netizen Soroti Hal Ini
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto]

"Saya rasa kaya eksperimen gas aer mata ya udh ada korban baru bilangnya kayak gitu 'bebel'," ucap netizen yang lain.

"Ga akan Pake gas Air mata Tapi Pake Pentungan wkwk," sindir netizen lain.

"Totorial membunuh masal tanpa menyentuh bisa tanyakan kepada pak polisi," sindir netizen satunya.

Tindakan pihak kepolisian yang menembakkan gas air mata saat Tragedi Kanjuruhan memang sangat disayangkan oleh publik. Banyak dari mereka yang menyalahkan sikap kepolisian yang dinilai semena-mena dan tidak memikirkan keselamatan suporter.

Baca Juga:Komnas HAM Periksa PT LIB Terkait Jam Tayang Pertandingan Arema vs Persebaya

Bahkan mirisnya dalam Tragedi Kanjuruhan yang telah menewaskan ratusan korban jiwa, ditemukan gas air mata yang sudah kadaluarsa dan tak seharusnya digunakan oleh pihak kepolisian.

Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak