Indikasi Kasus Meningkat, Pokja Genetik FKKMK UGM Perkirakan Covid-19 Varian XBB Sudah Masuk Jogja

Prediksi masuknya varian baru Covid-19 itu bukan tanpa alasan. Hal itu ditandai dengan jumlah kasus harian yang meningkat dibanding dengan beberapa bulan sebelumnya.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 04 November 2022 | 11:49 WIB
Indikasi Kasus Meningkat, Pokja Genetik FKKMK UGM Perkirakan Covid-19 Varian XBB Sudah Masuk Jogja
Ilustrasi Covid-19 - gejala omicron varian baru (Pixabay)

SuaraJogja.id - Ketua Kelompok Kerja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Gunadi memperkirakan Covid-19 subvarian Omicron XBB sudah mulai menyebar di wilayah DIY. Diperkirakan bahwa subvarian terbaru Covid-19 itu sudah masuk sejak Oktober 2022 kemarin.

Prediksi masuknya varian baru Covid-19 itu bukan tanpa alasan. Hal itu ditandai dengan jumlah kasus harian yang meningkat dibanding dengan beberapa bulan sebelumnya.

"Prediksi XBB masuk ke Jogja (DIY) pada Oktober. Ya dilihat karena jumlah kasus meningkat (dibanding) pada periode Agustus-September," kata Gunadi saat dikonfirmasi awak media, Jumat (4/11/2022).

Jika menilik laporan harian dari Pemda DIY, kasus Covid-19 memang cukup mengalami kenaikan. Dimulai tepatnya pada pertengahan hingga Oktober 2022 kemarin.

Baca Juga:Update COVID-19 Jakarta 3 November: Positif 1.823, Sembuh 1.121, dan Meninggal 3 Orang

Dari catatan yang ada, pada periode akhir bulan saja jumlah kasus rata-rata mencapai 70-90 per hari. Jumlah itu meningkat cukup signifikan dibanding bulan-bulan sebelumnya yakni hanya rata-rata 20-30 kasus per hari saja.

Kendari demikian, kata Gunadi, belum ada kepastian terkait dengan perkiraan tersebut. Mengingat dari pemeriksaan sejumlah sampel kasus Covid-19 dari Agustus-September tidak ditemukan spesifik subvarian Omicron XBB itu.

Pemeriksaan dengan metode whole genome sequencing atau pengurutan keseluruhan genome pada virus Covid-19 itu mengambil 69 dari total 96 sampel yang ada. Sedangkan sisa sampel itu masih dianalisis menggunakan pendekatan bioinformatika.

"Hasilnya sementara belum ada XBB, karena collection date sampel swabnya Agustus-September," paparnya.

Saat ini, disampaikan Gunadi, pihaknya masih terus melakukan sejumlah pemeriksaan sampel kasus Covid-19 dengan metode whole genome sequencing. Hal ini bertujuan untuk memastikan hipotesa sebaran subvarian Omicron XBB khususnya di wilayah DIY.

Baca Juga:Sempat Terhenti, Sentra Vaksinasi Covid-19 Kota Bogor Kembali Buka

"Sampel yang diperiksa diambil dari periode Oktober-November 2022. Ini kita mau running lagi insyaallah pekan depan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak