Cak Thoriq dikenal sebagai salah satu kepala daerah yang pandai melantunkan ayat-ayat suci al-Qur’an dengan merdu atau lazim disebut qiroah.
![Bupati Lumajang Thoriqul Haq tentang gaji dan tunjangan untuk warga terdampak PPKM darurat. [Instagram/@thoriqul.haq]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/07/19/59283-bupati-lumajang-thoriqul-haq-tentang-gaji-dan-tunjangan-untuk-warga-terdampak-ppkm-darurat-instagr.jpg)
4. Cak Thoriq Bertemu Jodoh di Pesantren
Cak Thoriq bertemu dengan Musfarina Nuryatin, istrinya di Pesantren Mambaul Maarif, Denanyar. Pesantren ini didirikan oleh KH Bisri Syansuri. Mbah Bisri ini merupakan kakek dari Presiden Gus Dur sekaligus buyut dari Abdul Muhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP PKB saat ini.
5. Kepemimpinan Cak Thoriq Dimulai dari Ketua OSIS
Baca Juga:Atasi Persoalan Tambang Pasir, Bupati Lumajang Minta Pendampingan KPK
Cak Thoriq melanjutkan jenjang SMA di Malang. Tepatnya di MAN 1 Malang sembari nyantri di Pesantren Al-Fadloli Dinoyo Malang hingga lulus tahun 1996. Bakat kepemimpinan Cak Thoriq diasah saat diamanahi sebagai Ketua OSIS.
6. Terlibat di PMII saat Kuliah
Cak Thoriq berkuliah di IAIN Sunan Ampel Surabaya dengan jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Adab. Ia aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Ia pernah mewakili Indonesia dalam pertemuan mahasiswa Islam sedunia yang digelar di Makkah. Ia hadir sembari melaksanakan ibadah haji.
7. Melanjutkan Kuliah S2 di Malaysia
Baca Juga:Muatan Truk Pasir Over Tonase hingga Bikin Jalan Berlubang, Bupati Lumajang Murka
![Mensos Risma bersama Bupati Lumajang Thoriqul Haq memantau kondisi Gunung Semeru [Foto: Beritajatim]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/01/19/13075-mensos-risma-bersama-bupati-lumajang-thoriqul-haq.jpg)
Cak Thoriq melanjutkan kuliah S2 di Universitas Malaya, Malaysia dengan mengambil jurusan linguistik karena kecintaanya pada literatur bahasa Arab dan kitab kuning. Ia pun aktif di Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) dan PCI NU Malaysia.