"Kandang sapi yang tidak bersih pasti lalatnya banyak. Ini bisa menjadi salah satu vektor yang membawa virus ke peternak lain. Kemarin, saat kami tes sapi [positif], kami juga ambil sampel lalatnya. Jika kandang bersih, maka serangan LSD ini relatif rendah," kata dia.
Sementara itu kepada masyarakat, ia mengimbau agar berhati-hati saat membeli ternak di pasar.
Memberikan keterangan secara terpisah, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meminta peternak di Sleman tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.
Ia sudah mendapat laporan mengenai ditemukannya dua kasus penyakit LSD pada ternak.
Baca Juga:Kuota Gas Melon Sleman Tambah 3 Persen untuk Kebutuhan Selama Nataru
Pemkab Sleman melalui DP3 telah melakukan berbagai langkah-langkah strategis sebagai upaya penanggulangan penyakit LSD ini, jelas Kustini.
Bahkan, telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY untuk meminta vaksin ke Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian.
"Kami sudah minta melalui pemerintah provinsi untuk meminta vaksin ke Kementerian. Nantinya vaksinasi akan segera dilakukan jika vaksin sudah kami terima," kata dia.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga:Andritany Ingin Laga Tunda Persija vs PSS Sleman Cepat Temui Titik Terang