Kemudian satu buah logam mulia merk Antam seberat 0,5 gram dan 1 buah koin emas seberat 5 gram. Juga ada dua buah logam mulia merk UBS dengan masing-masing berat 0,5 gram 1 buah, emas murni 24 karat seberat 0,25 gram merk SDGM, 1 buah emas mini gold berat 0,025 gram.
Di dalam brangkas itu juga ada 1 buah cincin emas blue safir 8 buah cincin emas 1 buah liontin emas 2 buah gelang rantai emas satu buah gelang emas satu pasang anting emas 3 buah kalung emas dan 1 buah tas tangan warna abu-abu dengan gambar love.
"Aksi itu kemudian dilaporkan ke polisi,"kata dia.
Usai mendapat laporan, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan saksi. Di samping itu mereka juga memeriksa rekaman CCTV tersebut.
Dari pemeriksaan rekaman CCTV tersebut kemudian diketahui siapa pelaku pencurian ini. Ternyata dia adalah H panggilannya mahir alias Maher ( 31) pria asal Bekasi yang tinggal di Jalan Gandaria 109 Kranggan Wetan. Pelaku adalah teman dari anak korban.
"Kami dapat petunjuk di mana keberadaan pelaku. Kemudian kami amankan di sebuah apartemen di Surabaya,"ungkapnya.
Dari tangan tersangka pelaku mengamankan beberapa perhiasan yang belum sempat dijual. Pelaku sebenarnya sudah menjual beberapa perhiasan dengan mendapatkan uang Rp 15 juta. Uang tersebut untuk melunasi pinjaman online pelaku.
Di kantong pelaku masih ada uang tunai Rp 13,8 juta. Pelaku mengaku uang tersebut sedianya untuk membiayai pacarnya yang baru saja melahirkan. Pelaku nekat melakukan aksinya mengaku terdesak ingin membiayai pacarnya yang melahirkan.
"Jadi pacarnya itu melahirkan. Pelaku harus bertanggungjawab,"tegasnya.
Dari hasil pemeriksaan terhadap H, dia mengaku melakukan pencurian tersebut. Pelaku sengaja datang ke rumah korban karena mengetahui jika korban tengah berlibur ke Bali melalui postingan di media sosial.