Merapi Semburkan 206 Guguran Lava dalam Sepekan, Kubah Lava Terus Bertambah

Diketahui bahwa status Gunung Merapi pada tingkat Siaga atau Level III.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Sabtu, 26 Oktober 2024 | 11:25 WIB
Merapi Semburkan 206 Guguran Lava dalam Sepekan, Kubah Lava Terus Bertambah
Kolom abu vulkanik tebal membumbung akibat aktivitas erupsi yang terjadi di Gunung Semeru, Jawa Timur, Rabu (6/3/2024). (ANTARA/HO-PVMBG)

SuaraJogja.id - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih terus berlangsung. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat luncuran awan panas dan ratusan guguran lava dalam sepekan terakhir.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso mengatakan aktivitas tersebut tercatat pada periode 18-24 Oktober 2024.

"Pada minggu ini terjadi 2 kali awan panas guguran ke arah barat daya [hulu Kali Bebeng] dengan jarak luncur 1.500 meter," kata Agus, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/10/2024).

Guguran lava teramati sebanyak 206 kali ke arah hulu Kali Bebeng sejauh maksimal 1.800 meter. Suara guguran terdengar 6 kali dari Pos Kaliurang dan Pos Babadan dengan intensitas kecil hingga sedang.

Baca Juga:Gunung Api Purba Gunungkidul Sempat Ditutup Sementara, Hewan Penyengat Ini jadi Sebabnya

BPPTKG turut melakukan analisis foto udara dan thermal dari survey drone tanggal 24 Oktober 2024. Morfologi kubah barat daya teramati adanya perubahan akibat adanya aktivitas pertumbuhan kubah, guguran lava dan awan panas guguran.

Titik panas tertinggi pada kubah barat daya terukur sebesar 243 derajat celcius, relatif sama dari suhu pengukuran sebelumnya. Untuk morfologi kubah tengah tidak ada perubahan morfologi yang signifikan.

Titik panas tertinggi pada kubah tengah terukur sebesar 223,3 derajat celcius. Suhu itu lebih tinggi dari suhu pengukuran sebelumnya.

"Berdasarkan analisis foto udara volume kubah barat daya mengalami peningkatan, terukur sebesar 3.077.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.361.800 meter kubik," ujarnya.

Sejumlah kegempaan masih tercatat dalam sepekan terakhir, didominasi gempa guguran yang mencapai 1.044 kali. Disusul gempa fase banyak 82 kali, 10 kali gempa tektonik, 1 kali gempa awan panas guguran, 1 kali gempa vulkanik dangkal, serta 1 kali gempa frekuensi rendah.

Baca Juga:Gunung Merapi Semburkan 167 Guguran Lava dalam Sepekan, Status Masih Siaga

"Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu," tuturnya.

Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS pada minggu ini tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.

Diketahui bahwa status Gunung Merapi pada tingkat Siaga atau Level III itu sudah berlangsung sejak 5 November 2020 lalu.

Sedangkan gunung api yang berada di perbatasan DIY dan Jawa Tengah itu memasuki fase erupsi sejak tanggal 4 Januari 2021. Saat itu ditandai dengan munculnya kubah lava di tebing puncak sektor barat daya dan di tengah kawah.

Agus menambahkan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km. Lalu untuk Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak