Panjat Kelapa Berujung Maut, Warga Sleman Meninggal di Ketinggian 15 Meter

Temuan itu langsung dilaporkan ke polisi dan Badan SAR Nasional (Basarnas).

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 19 Juni 2025 | 19:10 WIB
Panjat Kelapa Berujung Maut, Warga Sleman Meninggal di Ketinggian 15 Meter
Evakuasi korban meninggal di atas pohon kelapa oleh tim SAR Gabungan, di Minggir, Sleman, Kamis (19/6/2025). (dok.Istimewa)

SuaraJogja.id - Seorang pria ditemukan meninggal dunia saat masih berada di atas pohon kelapa.

Korban diduga mengalami henti jantung ketika memanjat pohon kelapa setinggi sekitar 15 meter itu.

Kapolsek Minggir, AKP Sutriyono, menuturkan pria itu berinisial HS (56) warga Kapanewon Minggir, Sleman. Korban sudah ditemukan tidak bernyawa pada Kamis (19/6/2025) pagi tadi.

Penemuan bermula ketika seorang warga yang melintas di sekitar lokasi menemukan sepeda motor sekira pukul 06.00 WIB pagi.

Baca Juga:Detik-Detik Mencekam: Pohon Tumbang Tewaskan Warga Sleman Saat Tutup Saluran Air

Saat itu sepeda motor yang diduga milik korban terparkir di dekat pohon kelapa sekitar.

Merasa curiga, warga tersebut lantas memeriksa area sekitar motor yang ditinggal itu. Hasilnya, dia melihat seseorang yang masih menempel di batang pohon kelapa bagian atas.

"Dicek-cek, saat melihat ke atas ada orang yang menempel di pohon kelapa," ungkap Sutriyono saat dikonfirmasi, Kamis siang.

Temuan itu langsung dilaporkan ke polisi dan Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk mengevakuasi korban. Adapun ketika petugas melakukan evakuasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Tadi dilakukan evakuasi oleh Basarnas, terus dicek oleh Puskesmas bahwa diduga ini korban henti jantung, henti napas waktu di atas [pohon kelapa]," ungkapnya.

Baca Juga:Polisi Selidiki Kematian Pria di Indekost Sleman, Dugaan Penyebabnya Masih Didalami

Sementara itu Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto membenarkan laporan itu. Menerima laporan tersebut Kantor Basarnas Yogyakarta lantas memberangkatkan 1 tim rescue untuk mengevakuasi korban dari atas pohon.

SRU di bagi menjadi 2 tim, untuk SRU 1 bertugas membuat top anchor di atas pohon dan untuk SRU 2 membuat safety ancor di bawah pohon.

"Setelah proses evakuasi kurang lebih 1 jam Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan meninggal dunia," kata Pipit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak