Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable

Pemkot Yogyakarta akan menertibkan plang "Malioboro" portable di ruang publik demi mencegah pungli liar, setelah dikeluhkan wisatawan. Berfoto di Malioboro dipastikan gratis!

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 30 Juli 2026 | 16:51 WIB
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
Plang Malioboro yang terpasang di kawasan tersebut. [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Yogyakarta akan menertibkan seluruh plang portable bertuliskan Malioboro di ruang publik.
  • Kebijakan tersebut diambil karena muncul keluhan wisatawan yang dipalak uang saat berfoto di dekat plang.
  • Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menyampaikan hal itu di Yogyakarta pada Kamis, 30 Juli 2026.

Sementara terkait anggapan sejumlah komunitas yang menyebut plang portable merupakan bagian dari ruang publik, Wawan menilai persoalannya bukan pada siapa yang memiliki papan tersebut. Namun bagaimana papan itu dimanfaatkan.

Menurut dia, fasilitas yang berada di ruang publik tidak boleh digunakan untuk kepentingan usaha dengan cara yang berpotensi menyesatkan wisatawan.  Karenanya penertiban yang dilakukan diharapkan dapat memberikan kepastian bagi wisatawan sekaligus menjaga citra Malioboro sebagai destinasi wisata yang nyaman, tertib, dan ramah bagi semua orang.

"Kalau fungsinya sebagai petunjuk jalan, harus resmi. Kalau plang hanya dekorasi tentu tidak masalah. Yang tidak boleh adalah ketika dipasang di jalan sehingga menyerupai fasilitas resmi," katanya.

Selain penertiban plang portable, Pemkot juga menyiapkan pengaturan lalu lintas bersama Dinas Perhubungan dan Satlantas pada berbagai kegiatan rutin di kawasan Malioboro untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung.

Baca Juga:Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap

Wawan menyebut, pemkot ingin memastikan seluruh wisatawan dapat menikmati Malioboro tanpa rasa khawatir. Tak hanya wisatawan yang memafaatkan selasar denan berjalan kaki maupun ketika mengabadikan momen di kawasan ikonik tersebut.

"Yang kami jaga adalah ketertiban kawasan. Wisatawan tetap bebas menikmati Malioboro dan berfoto tanpa dipungut biaya. Yang ditertibkan adalah penggunaan plang yang tidak resmi di ruang publik," ungkapnya.

Sebelumnya keluhan wisatawan terkait aktivitas oknum fotografer di kawasan Malioboro, Yogyakarta, ramai di media sosial (medsos). Wisatawan mengaku dimintai uang saat hendak mengambil foto maupun merekam video sebesar Rp5.000 di sekitar plang bertuliskan "Malioboro".

Fotografer yang berada di lokasi disebut mengklaim plang yang digunakan untuk berfoto merupakan properti miliknya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak