- Aliansi Masyarakat Sipil berunjuk rasa di Simpang Empat Yogyakarta hingga Rabu dini hari, 2 September 2026.
- Kesalahpahaman dengan warga terkait penutupan jalan memicu kericuhan dan aksi saling dorong di lokasi unjuk rasa.
- Insiden tersebut menyebabkan peserta aksi dan seorang personel kepolisian mengalami luka ringan serta telah mendapatkan perawatan medis.
SuaraJogja.id - Aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Sipil di Simpang Empat Gramedia, Yogyakarta, sempat diwarnai ricuh dan aksi saling dorong.
Insiden tersebut menyebabkan peserta aksi mengalami luka hingga harus dievakuasi menggunakan ambulans ke rumah sakit.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol. Ihsan mengonfirmasi adanya gesekan di lapangan yang dipicu kesalahpahaman antara warga setempat dan massa aksi.
Menurutnya, warga merasa terganggu dengan penutupan jalan dan durasi aksi yang berlangsung hingga malam hari.
Baca Juga:Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak
"Dalam kesalahpahaman tersebut terjadi situasi saling dorong yang menyebabkan peserta aksi panik dan sempat terjatuh sehingga mengalami luka ringan," kata Ihsan dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026) dini hari.
Melihat kondisi tersebut, petugas di lokasi langsung melakukan tindakan cepat untuk menolong korban yang terjatuh.
"Pada saat korban terjatuh, segera dievakuasi menggunakan ambulans milik UGM ke Rumah Sakit Panti Rapih dan telah dilakukan perawatan, malam ini juga sudah diperbolehkan untuk kembali ke kediaman masing-masing," ujarnya.
Tak hanya peserta aksi, Ihsan bilang insiden di lapangan juga memakan korban dari pihak kepolisian.
Seorang personel Polresta Yogyakarta mengalami iritasi akibat terkena semprotan yang diduga berisi cairan merica. Personel tersebut telah ditangani oleh tim medis di lapangan dan kondisinya kini mulai membaik.
Baca Juga:21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
"Terdapat personil kami dari jajaran Polresta Yogyakarta yang terkena semprotan diduga merupakan cairan merica, telah ditangani tim kesehatan dan berangsur membaik," tuturnya.
Adapun massa aksi yang berunjuk rasa sejak pukul 16.30 WIB tersebut akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 22.15 WIB setelah dipukul mundur oleh warga.
Pascapembubaran massa, arus lalu lintas di kawasan Simpang Empat Gramedia kembali normal.