- Pemda DIY tidak menghentikan program Makan Bergizi Gratis meskipun terjadi keracunan yang menimpa sekitar 70 korban di Sleman pada Selasa, 8 September 2026.
- Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan program tetap berlanjut asalkan pengelola lebih teliti menjaga penyimpanan bahan makanan dan waktu memasak.
- Sekda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan mengevaluasi prosedur pengolahan, gizi, serta kebersihan makanan bersama satuan pelayanan terkait.
"Kalau kita, jaminannya apa? Kalian [SPPG] itu bisa melayani masyarakat Jogja dengan baik. Ya, itu kita akan dukung," ujarnya.
Namun, lanjutnya dukungan tersebut bukan tanpa batas. Jika SPPG tidak menjalankan prosedur yang ditetapkan, Pemda DIY membuka kemungkinan adanya tindakan lebih tegas.
"Kalau memang itu menjadi bagian yang tidak dilakukan, nah, ini jadi evaluasi," tandasnya.
Mengenai kemungkinan mengambil kebijakan seperti Malang, Made belum memastikan. Pemda DIY masih akan melihat hasil evaluasi dan koordinasi dengan SPPG.
Baca Juga:Polda DIY Akui Belum Terima Pemberitahuan Resmi Rencana Aksi, Titik Rawan Sudah Dipetakan
"Kalau itu sih, dulu baru kita bicara kebijakan yang seperti Malang," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi