Unisa Yogyakarta Sambut Mahasiswi Biarawati Katolik, Bukti Komitmen Inklusivitas

Sebastiana Bwarleling, biarawati Katolik asal Tanimbar, kuliah Radiologi di Unisa Yogyakarta menegaskan inklusivitas kampus yang menerima mahasiswa lintas agama.

Husna Rahmayunita | Rosiana Chozanah
Kamis, 10 September 2026 | 19:53 WIB
Unisa Yogyakarta Sambut Mahasiswi Biarawati Katolik, Bukti Komitmen Inklusivitas
Sebastiana Bwarleling, biarawati Katolik asal Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Baca 10 detik
  • Sebastiana Bwarleling kuliah Radiologi di Unisa Yogyakarta untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Dharma Ibu Ternate.

  • Pengalaman kerja di Ternate membuatnya terbiasa berinteraksi dalam keberagaman, sehingga mudah beradaptasi meski berbeda latar agama dan usia.

  • Unisa Yogyakarta tegaskan komitmen inklusivitas, dengan puluhan mahasiswa non-Muslim bergabung serta dukungan beasiswa besar bagi ratusan mahasiswa.

Rektor Unisa Yogyakarta, Warsiti, menyampaikan bahwa dari 14.872 pendaftar, sebanyak 2.878 mahasiswa baru diterima. Mereka berasal dari 34 provinsi dan empat negara, yakni Palestina, Timor Leste, Nigeria, dan Thailand.

Tahun ini, puluhan mahasiswa non-Muslim dari Hindu, Katolik, dan Kristen turut bergabung. Unisa juga menyalurkan beasiswa Rp18,3 miliar kepada 596 mahasiswa.

Warsiti menegaskan keberagaman adalah kekayaan yang harus dijaga, dengan mahasiswa didorong tumbuh berintegritas, toleran, dan adaptif terhadap teknologi.

Mataf sebagai Ruang Potensi Mahasiswa

Baca Juga:70 Mahasiswa Kesehatan Unisa Siaga di Lapangan: Antisipasi Kerusuhan Demo, Prioritaskan Keselamatan

Ketua Umum PP 'Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menekankan bahwa Mataf bukan sekadar ajang perkenalan, melainkan ruang untuk mengenali dan mengembangkan potensi mahasiswa.

Semua mahasiswa berhak mendapat akses informasi, fasilitas, dan program pengembangan karakter, termasuk kegiatan sesuai minat seperti Tapak Suci.

No one left behind. Unisa Yogyakarta menyediakan itu semuanya, fasilitas yang ada untuk menjadikan kalian semua kelak menjadi generasi yang hebat, generasi yang berkualitas, tidak hanya pintar, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, dan tentunya peduli terhadap sesama," tegas Salmah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak