facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Putri Sultan Imbau Warga Jogja Tak Ikut Muslim United: Diduga Ada Provokasi

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Kamis, 10 Oktober 2019 | 08:51 WIB

Putri Sultan Imbau Warga Jogja Tak Ikut Muslim United: Diduga Ada Provokasi
GKR Bendara - (Instagram/@gkrbendara)

"Pemilik statusnya lebih tinggi dari pada panitia ataupun Takmir," ungkap GKR Bendara.

SuaraJogja.id - Putri bungsu Raja Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengkubawana X, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, mengimbau masyarakat Yogyakarta untuk tidak datang ke acara Muslim United.

Imbauan itu ia sampaikan melalui akun resmi Instagram-nya, @gkrbendara, menyertai foto surat bertanda tangan Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono, terkait penolakan izin penggunaan Masjid Gedhe Kauman untuk Muslim United.

GKR Bendara menegaskan, pihak Keraton Yogyakarta tetap tak memberikan izin untuk Muslim United meskipun panitia masih bersikeras untuk memakai masjid itu.

"Surat berlaku dan sah. Selaku pemilik Masjid Gedhe, Kagungan Dalem tidak mengizinkan Masjid digunakan untuk acara ini," tulisnya.

Baca Juga: Mendadak Viral, Putri Sultan Yogya Akui Sering Jajan Gorengan Naik Becak

Ia pun mempertanyakan tata krama panitia acara Muslim United karena tak taat peraturan.

Apalagi, kedudukan panitia dan pengurus masjid berada di bawah pemilik masjid.

"Pemilik statusnya lebih tinggi dari pada panitia ataupun Takmir. Kalau yang punya rumah enggak kasih izin untuk dipakai, tapi tetap ngotot memakai artinya mereka masyarakat yang taat peraturan dan tata krama tidak yah?" ungkap @gkrbendara.

Unggahan GKR Bendara - (Instagram/@gkrbendara)
Unggahan GKR Bendara - (Instagram/@gkrbendara)

Untuk itu, GKR Bendara mengimbau masyarakat Jogja untuk tidak ikut menghadiri acara Muslim United.

Dirinya menduga, ada unsur provokasi dalam acara yang rencananya dilaksanakan selama tiga hari itu.

Baca Juga: Aksi Naik Becaknya Viral, Ini Komentar Putri Sultan Yogyakarta

"Imbauan, untuk masyarakat supaya tidak datang ke sekitaran alun-alun di tanggal 11-13 Oktober 2019 karena kelihatannya ada unsur kesengajaan dan provokasi #jogjacintadamai #jogjatoleran #caritempatlainaja," tutupnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait