alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Usai Tendang Nenek Rubingah di Pasar Gendeng, Pelaku Tak Bisa Berkata-kata

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:23 WIB

Usai Tendang Nenek Rubingah di Pasar Gendeng, Pelaku Tak Bisa Berkata-kata
Nenek ngutil ditendang di Pasar Gendeng Piyungan Sleman - (Facebook/Agoeng Maegeng Koerniawan)

Pelaku mengakui kesalahannya.

SuaraJogja.id - Belum lama ini, warga digemparkan dengan video nenek yang diusir dan ditendang pria di Pasar Gendeng di Jalan Raya Piyungan, Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Banyak orang menyesalkan tindakan kekerasan tersebut.

Korban diketahui bernama Rubingah (60), sementara pelaku tindakan kekerasan berinisial N. Setelah aksi tersebut viral, kepolisian hingga Dinsos DIY pun turun tangan.

Kekinian, video permohonan maaf dari N beredar di media sosial. Salah satunya dibagikan oleh pemilik akun Twitter @zoeflick, Kamis (23/1/2020).

Dalam video berdurasi 45 detik tersebut, tampak N yang memakai baju batik didampingi oleh beberapa orang. Mereka berada di lokasi kejadian tempat pelaku menendang Nenek Rubingah.

Pada kesempatan itu, N mengungkap penyesalannya.

"Kagem sedaya, kulo nyuwun ngapunten (Untuk semuanya, saya minta maaf)," ucap N lirih.

Pelaku tindak kekerasan kepada Nenek Rubingah minta maaf. (Twitter/@zoelflick)
Pelaku tindak kekerasan kepada Nenek Rubingah minta maaf. (Twitter/@zoelflick)

Sementara seorang pria yang berada di samping N lantas menimpali, "Pak N tidak bisa berkata-kata, tidak bisa bicara untuk mengutarakan permintaan maaf. Tapi saya tahu dari lubuk hati yang paling dalam, Pak N sangat menyesal".

Sejak dibagikan, video permohonan maaf itu telah disaksikan lebih dari 5,3 ribu kali.

Untuk diketahui, video nenek Rubingah yang mendapat perlakuan kasar dari seorang pria viral di media sosial.

Wanita itu ditendang dan dirampas tasnya secara paksa karena diduga mencuri buah pedagang di Pasar Gendeng, Senin (19/1/2020).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait