Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Korban Insiden di Pantai Goa Cemara Tersangkut Jaring Nelayan

Iwan Supriyatna | Hiskia Andika Weadcaksana Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:53 WIB

Korban Insiden di Pantai Goa Cemara Tersangkut Jaring Nelayan
Penemuan satu dari lima korban hilang terseret ombak di Pantai Gua Cemara. (Istimewa Basarnas Yogyakarta).

Satu dari lima korban yang terseret ombak di Pantai Goa Cemara yang berada di Dukuh Patihan, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Bantul, ditemukan Jumat (7/8/2020) malam.

SuaraJogja.id - Satu dari lima korban yang terseret ombak di Pantai Goa Cemara yang berada di Dukuh Patihan, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Bantul, ditemukan Jumat (7/8/2020) malam sekitar pukul 19.10 WIB. Korban ditemukan di Pantai Pandansimo, Kecamatan Srandakan, Bantul.

"Korban ditemukan di Pantai Pandansimo, dengan jarak kurang lebih 5 km arah barT dari Pantai Goa Cemara," kata Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto, kepada awak media, Sabtu (8/8/2020).

Lebih lanjut Pipit mengatakan, kronologis penemuan korban saat personil tim SAR Gabungan yakni Sar SatLinmas, Polair dan PosAL sedang melaksanakan penyisiran ke arah Muara Progo.

Lalu di sekitar Pantai Pandansimo mereka bertemu dengan nelayan penjaring eret uang hendak mengangkat jaringnya.

Pada saat jaring ditarik itu terlihat korban tersangkut di jaring milik nelayan tersebut. Kemudian korban langsung dievakuasi menuju ke Posko Operasi SAR di Pantai Goa Cemara menggunakan ambulance SAR Satlinmas SATPOLPP DIY.

"Selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkara Yogyakarta untuk identifikasi oleh Tim DVI Polda DIY," ujarnya.

Ditambahkan Pipit dari proses identifikasi yang dilakukan oleh Tim DVI Polda DIY melalui pemeriksaan medis dan visual diketahui bahwa korban yang ditemukan adalah Muhammad Zafir Zakir Alfarizi (8).

Dengan diketemukannya 1 orang korban ini berarti tinggal menyisakan 4 korban yang masih belum ditemukan. Korban yang masih dilaporkan hilang yakni Joko Widodo (30), Muhammad Rizki Romadhon (7), dan Ahmad Chairul Fatah (4), yang merupakan warga Cemoro, Tempel, Sleman. Sedangkan satu lainnya adalah Muhammad Zidan Abdari (8) yang merupakan warga Ngentak, Tempel, Sleman.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait