Berjuang Lawan Kanker Paru, Mbah Ngatiyem Jual TV Tabung untuk Berobat

Mbah Ngatiyem didiagnosa idap kanker paru.

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Senin, 31 Agustus 2020 | 18:38 WIB
Berjuang Lawan Kanker Paru, Mbah Ngatiyem Jual TV Tabung untuk Berobat
Mbah Ngatiyem penderita kanker paru saat perawatan di RS Panti Rapih Yogyakarta, Senin (31/8/2020). [Dok.ist Ririn Hariany]

Mbah Ngatiyem sudah 13 hari di RS Panti Rapih Yogyakarta. Wanita tersebut masuk ke rumah sakit pada 19 Agustus 2020 lalu.

"Saat masuk RS, Mbah Ngatiyem langsung masuk ke ICU. Tetapi saat ini sudah di dalam bangsal. Kondisinya saat ini masih lemas dan tidak bisa tidur, selalu mengigau," jelas dia.

Ngatiyem hanya tinggal bersama sang suami. Anak satu-satunya yang tinggal bersama dia sudah meninggal. Tak banyak keluarga Ngatiyem yang berada di Yogyakarta.

Ririn menjelaskan bahwa Mbah Ngatiyem terdaftar sebagai nasabah BPJS. Administrasi pengobatan di RS setempat sudah dibebaskan. Kendati demikian pihaknya masih mengumpulkan dana untuk biaya pengobatan dan perawatan selama Mbah Ngatiyem diperbolehkan pulang.

Baca Juga:Kasus Covid-19 Masih Tinggi, DIY Kembali Perpanjang Masa Tanggap Darurat

"Informasi saat ini pihak rumah sakit sudah membebaskan biaya administrasi. Jadi sudah dicover BPJS. Saat ini kami mengumpulkan dana untuk pasca pengobatan dari RS. Mungkin untuk rawat jalannya, biaya transportasi dan lainnya," kata dia.

Hingga kini, Ngatiyem masih berada di RS Panti Rapih Yogyakarta. Dirinya belum bisa memastikan kapan Ngatiyem diperbolehkan pulang.

"Kami masih menunggu dari dokter. Belum tahu pasti kapan Mbah bisa pulang," katanya.

Dirinya berharap keterbatasan yang dialami Ngatiyem menjadi perhatian publik dan masyarakat. Meski dana yang terkumpul masih sedikit, ada donatur lainnya yang bisa membantu biaya Mbah Ngatiyem.

Baca Juga:Makan Bareng Gubernur dan Wagub DIY, Mahfud MD Bongkar Rahasia Paku Alam X

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak