KRL Jogja-Solo Mulai Uji Coba, 4 dari 20 Kereta Siap Angkut Penumpang

Hingga saat ini total ada 11 stasiun dari Jogja sampai Solo yang penumpangnya dapat menikmati layanan KRL.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 20 Januari 2021 | 20:27 WIB
KRL Jogja-Solo Mulai Uji Coba, 4 dari 20 Kereta Siap Angkut Penumpang
Suasana di dalam gerbong KRL Jogja-Solo saat uji coba terbatas pertama pada Rabu (20/1/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

"Jadi harus dibatasi, tidak ingin malah dengan adanya KRL justru menyebabkan kerumunan, sehingga untuk uji coba 1-7 masyarakat harus registrasi online dulu, dan nanti tarifnya saat tap in pun khusus, yakni hanya Rp1 saja," ucapnya.

Anne menegaskan, jumlah penumpang pada uji coba untuk masyarakat mendatang tidak bisa melebihi batas yang sudah ditentukan. Sebab, pembatasan itu sudah dilakukan oleh sistem saat registrasi, bahkan ditambah dengan pemberian kuota penumpang per stasiun.

Hingga saat ini total ada 11 stasiun dari Jogja sampai Solo yang penumpangnya dapat menikmati layanan KRL: Stasiun Tugu, Lempuyangan, Maguwo, Prambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, dan Solo Balapan. Sementara di Kutoarjo layanan masih menggunakan existing Kereta Api Prameks. 

"Ada 20 perjalan, dari Jogja-Solo dan Solo-Jogja," imbuhnya.

Baca Juga:Libur Natal, KRL Commuter Line Beroperasi Hingga Jam 10 Malam

Disampaikan Anne, pembatasan penumpang nantinya dijalankan sesuai dengan surat edaran yang berlaku. Setiap gerbong KRL akan berisi 74 orang, ditambah dengan menempatkan marka atau penanda di masing-masing gerbong baik berdiri maupun duduk. Bahkan tidak menutup kemungkinan bahwa selama masa uji coba jumlah penumpang akan lebih dibatasi lebih kecil lagi.

"Mungkin untuk uji coba bakal dibatasi lebih kecil lagi karena kondisi Jogja masih PTKM juga. Nanti setelah tanggal 25 Januari update akan disampaikan lebih lanjut," cetusnya.

Jumlah penumpang sebanyak 74 orang per gerbong itu akan diberlakukan juga saat nanti KRL telah beroperasi secara penuh di masa pandemi Covid-19 saat ini. Padahal, kata Anne, jika dalam kondisi normal, satu gerbong KRL di Jakarta itu bisa ditempati lebih dari 150 orang bahkan bisa 200 orang.

"Harganya tidak berubah dari Prameks. Jadi sama flat Rp8 ribu saja. Tidak ada perubahan harga atau tarif KRL ataupun Prameks," tambahnya.

Baca Juga:Tuntutan Warga Dipenuhi, TPST Piyungan Hari Ini Dibuka Lagi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak