Galang Dana Beli Kapal Selam, Ini Alasan Masjid Jogokariyan Buka Donasi

Hari pertama donasi dibuka pada Senin (26/4/2021), pengelola Masjid Jogokariyan mengaku mendapat lebih kurang Rp200 juta.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Selasa, 27 April 2021 | 15:29 WIB
Galang Dana Beli Kapal Selam, Ini Alasan Masjid Jogokariyan Buka Donasi
Himpunan Anak-anak Masjid (HAMAS) Jogokariyan menggalang dana beli kapal selam baru sebagai bentuk keprihatinan atas musibah Nanggala-402, Minggu (25/4/2021). [dok masjid Jogokariyan]

Penggalangan dana sendiri, kata Jazir dilakukan 1-2 bulan ke depan. Pihaknya juga sudah bertanya ke pihak PT PAL apakah bisa membuat kapal selam baru yang layak dan kuat.

"Nanti seberapapun uang yang kami terima kami akan melihat katalog harga dari kapal selam ini ke PT PAL. Dari informasi yang kami dapat, konon kapal sekelas Nanggala-402 jika beli dari luar negeri itu sekitar Rp4,7 triliun. Jika nanti dibuat oleh PT PAL, informasi yang kami dapat harganya sekitar Rp1,7 triliun. Kami belum menanyakan langsung ke sana," terang dia.

Jazir optimistis jika penggalangan dana ini sesuai dengan jumlah yang ditarget.

"Ya mudah-mudahan bisa mencapai angkat itu (Rp1,7 triliun). Sebetulnya jika kita anggap sajalah sekitar 30 persen rakyat Indonesia peduli, kemudian masing-masing orang berdonasi Rp1 juta saja cukup itu," kata Jazir.

Baca Juga:Undang Pakar, TNI AL Bakal Investigasi Penyebab Tenggelamnya Nanggala 402

Jazir melanjutkan hingga pukul 11.00 wib, Selasa (27/4/2021) jumlah donasi mencapai Rp365 juta.

"Sudah mencapai Rp300 juta tadi siang. Jumlahnya insyaallah bertambah," kata dia.

Jazir menambahkan jika donasi ini adalah kepedulian warga. Ia menceritakan bagaimana Rakyat Aceh bisa menggalang dana dan membeli pesawat untuk Indonesia.

"Selain itu, Sri Sultan pernah memberikan 6 juta gulden sebagai modal negara. Jadi artinya indonesia juga dibangun dari kepedulian rakyat, bukan dari utang luar negeri," ujar dia.

Baca Juga:Politikus Demokrat: Galang Dana Beli Kapal Selam Bentuk Nasionalisme Rakyat

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak