Profil Ridho Rahmadi Menantu Amien Rais, dari Dosen Jadi Ketum Partai Ummat

Dengan umur yang masih terbilang muda, Ridho Rahmadi diklaim sebagai ketum partai politik termuda di Indonesia saat ini.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 30 April 2021 | 10:49 WIB
Profil Ridho Rahmadi Menantu Amien Rais, dari Dosen Jadi Ketum Partai Ummat
Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi ditemui di Kediaman Amien Rais, Depok, Sleman, Kamis (29/4/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

"Kalau misal selama ini kita chat kan harus pakai 3 perantara, itu data kita bukan milik kita. Jadi kita ingin yang internal karena keamanan itu sangat penting encrypted dan seterusnya," tuturnya.

Selain itu, ada juga aplikasi yang tengah disiapkan untuk saksi terkait dengan pemilu mendatang. Nantinya aplikasi itu akan dirancang untuk menjadi sebagai balancing atau penyeimbang data dari pemerintah.

"Jadi data pemerintah kita nanti ada padanannya, seandainya salah kita bisa membuktikan secara ilmiah. Jadi kita ingin buat aplikasi yang nanti kalau buat saksi itu ya berbasis AI menggunakan teknologi deep learning. Jadi form C1 itu cukup kita foto kemudian angkanya masuk ke dashboard. Itu langkah-langkah yang saya lakukan," paparnya.

Dari program-program tersebut ternyata dalam perjalanannya Ridho ikut terlibat dalam pembentukan majelis pendiri partai beberapa waktu lalu. Walaupun pada saat itu ia tidak hadir sebagai calon apapun.

Baca Juga:Partai Ummat Mau Berjuang Lawan Kezaliman, Ferdinand Beri Sindiran Menohok

Hingga pada satu titik dengan dinamika yang sangat cepat, kata Ridho, ada salah satu anggota dalam forum menyebut namanya sebagai Ketua Umum Partai Ummat.

"Kemudian forum arahnya menyetujui, lalu disodorkan kepada saya dan berpikir sejenak. Hingga akhirnya saya sampaikan ya bismillah, bersama bapak [Amien Rais] saya bilang ya. Jadi ini bukan rencana jangka panjang sejak dulu," ungkapnya.

Ditanya mengenai latar belakang yang terbilang jarang berkiprah di bidang politik, Ridho mengakui memang masih minim jika dilihat dari konteks politik praktis dan formal. Namun jika menjadi simpatisan terhitung maka mungkin sudah terbilang cukup lama sejak dari partai sebelumnya.

Ia menyebut bahwa perjuangan di belakang layar bersama Amien Rais juga sudah tergolong cukup lama. Sehingga memang Ridho memahami berbagai konteks yang dimaksud.

"Termasuk ketika pemilu terakhir kan kita proses ke mahkama juga untuk analisis data dan seterusnya. Itu secara substansi saya sudah mengikuti perjuangan bapak. Tapi memang formal politis praktis baru kali ini," ujarnya.

Baca Juga:Baru Deklarasi, Partai Ummat Optimis Capai Dua Digit Suara Pemilu Mendatang

Lebih lanjut Ridho menyatakan bahwa ia mempunyai tekad untuk menerobos dua hal selama menjabat Ketum Partai Ummat. Pertama terkait dengan terminologi investasi politik dan yang kedua investasi IT dan AI.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak