"Ini sedang dikoordinasikan," ucapnya singkat, Kamis (17/6/2021).
Sementara itu, Plt Kepala Sat Pol PP Sleman Susmiyarto mengatakan hal tak jauh berbeda, kala ditanya perihal tindak lanjutnya bersama Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Sleman menyikapi informasi beredar itu.
"Sedang konfirmasi," urainya.
Sebelumnya Kepala Dinkes Sleman, Joko Hastaryo mengungkapkan per Rabu (16/6/2021) kemarin, kasus Covid-19 di Sleman terjadi rekor penambahan kasus.
Baca Juga:Viral Cewek Parut Emas Batangan Rp 50 Juta, Warganet Nyesek: Sakit Lihatnya
Tercatat ada penambahan 291 kasus. Penambahan kasus tersebut didominasi dari hasil tracing kasus kontak positif. Selain itu juga tambahan dari kasus pascalibur lebaran.
"Total hingga saat ini kasus Covid-19 di Sleman mencapai 18.426 kasus. Kami minta masyarakat bisa disiplin dan mematuhi prokes termasuk mematuhi penerapan PPKM Mikro," terangnya.
Sementara itu Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sleman merilis, terhitung hingga Rabu sore kemarin hingga pukul 17.00 WIB terdapat 74 orang penghuni shelter rusunawa MBR di Gemawang, Mlati. Sebanyak 2 orang pulang dan 2 pasien masuk. Dengan demikian, tempat tidur tersisa di rusunawa sebanyak 6 unit.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan menyebutkan, di Asrama Haji ada 57 pasien diisolasi, 9 pasien masuk dan 7 orang pulang. Sehingga di sana tersisa 3 tempat tidur.
"Di shelter UII ada 19 orang, sisa 54 tempat tidur," tuturnya.
Baca Juga:Viral Emak-emak Nobar Lamaran Listi Kejora-Rizky Billar Sampai Bikin Acara Online
Kontributor : Uli Febriarni