alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Beberkan Alasan Kegiatan Vaksinasi Massal Digelar di Sanden

Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono Jum'at, 22 Oktober 2021 | 20:13 WIB

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Beberkan Alasan Kegiatan Vaksinasi Massal Digelar di Sanden
Gubernur DIY Sri Sultan HB X (mengenakan kemeja putih) meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Srigading, Sanden, Bantul pada Jumat (22/10/2021). (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

Menurut Sri Sultan HB X, ada tiga alasan mengapa vaksinasi massal digelar di Kalurahan Srigading.

SuaraJogja.id - Vaksinasi massal diselenggarakan di Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul pada Jumat (22/10/2021). Adapun sasaran pada vaksinasi massal ini sebanyak seribu warga. 

Yang mengadakan vaksinasi itu adalah Alumni Akabri 89 dalam rangka pengabdian 33 tahun TNI-Polri. Hadir dalam acara tersebut yakni Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Wakapolda DIY Brigjen Pol R Slamet Santoso, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Komandan Lantamal V Surabaya Laksamana Pertama Yoos Suryono Hadi, serta Danlanal Jogja Kolonel Laut (KH/W) Damayanti. 

Menurut Sri Sultan HB X, ada tiga alasan mengapa vaksinasi massal digelar di Kalurahan Srigading. Pertama, karena di sini menerapkan aturan guna mencegah penularan Covid-19 klaster hajatan. Setiap hajatan hanya bisa mengundang 50 orang. 

"Selain itu hajatan juga harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat dan tuan rumah tidak boleh menyajikan hidangan di tempat," ujarnya. 

Baca Juga: Bejat, Buruh Lepas di Gunungkidul Cabuli Gadis Berkebutuhan Khusus

Kedua, kelompok tani yang dinilai inovatif dan kreatif yaitu dengan penemuan teknologi tepat guna yang disebut irigasi kabut. Fungsinya untuk menjaga kelembaban tanaman bawang merah. 

"Yang terakhir adalah penerimaan bantuan sosial (bansos) tidak dibebani potongan apapun. Hal ini mencerminkan budaya tandingan (counter culture) di tengah masyarakat," papar Raja Yogyakarta itu. 

Dia menyebutkan, capaian vaksinasi di DIY sudah mencapai 91,51 persen untuk dosis pertama. Sedangkan untuk dosis kedua mencapai 66,49 persen. 

Komandan Lantamal V Surabaya Laksamana Pertama Yoos Suryono Hadi menambahkan, vaksinasi dan pemberian bansos diberikan untuk masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19. 

"Vaksinasi ini untuk membantu pemerintah membentuk herd immunity atau kekebalan komunal," ucapnya. 

Baca Juga: Ratusan Staf Kalurahan Geruduk DPRD Gunungkidul Minta Kesetaraan Status dengan Pamong

Dikatakannya, kekinian pemerintah punya program vaksinasi 22 juta dalam waktu satu hari. Oleh karenanya, ia meminta masyarakat ikut mensukseskan program tersebut. 

"Kami turut mensukseskan program itu juga," katanya. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait