alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Asyik Ngobrol Pakai Bahasa Inggris di Resto, Pria Ini Terkejut Ditegur Warga Setempat

Galih Priatmojo Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:41 WIB

Asyik Ngobrol Pakai Bahasa Inggris di Resto, Pria Ini Terkejut Ditegur Warga Setempat
Ilustrasi ngobrol. (Pixabay)

Pria tersebut tak menyangka mendapat respon seperti itu

SuaraJogja.id - Seorang pria mendapat pengalaman tak terduga saat tengah mengobrol di sebuah restoran. Hal ini dibagikan melalui akun TikTok @joeykaotyk.

Dalam unggahan itu, seorang pria tengah berkumpul di restoran bersama teman-temannya. Mereka pun kemudian berbicara satu sama lain dengan bahasa Inggris.

Seperti dikutip dari Guideku.com, saat itu, ia tengah berada di Taiwan di mana bahasa Mandarin menjadi bahasa ibu. Di tengah obrolan, seorang pelanggan lain yang merupakan pria paruh baya tiba-tiba menegur mereka.

Pelanggan itu mengatakan mereka membuatnya merasa terganggu. Ia mengatakan bahwa mereka bicara terlalu banyak.

Baca Juga: Penjual Olshop Pakai Foto Produk Tanpa Izin Pemilik, Ditegur Malah Menggurui Soal Etika

Dimarahi karena berbahasa inggris (TikTok @joeykaotyk)
Dimarahi karena berbahasa inggris (TikTok @joeykaotyk)

Pelanggan itu kemudian memperjelas bahwa mereka tengah berada di Taiwan. Selanjutnya ia juga menegaskan dengan bahasa Inggris agar mereka berbicara dengan bahasa Mandarin.

"Kamu bicara terlalu banyak, aku nggak suka. Ini Taiwan, oke? Kalau mau bicara, pakai bahasa Cina. Mengerti?" ujar pelanggan tersebut.

Pria ini lantas mengatakan bahwa ia bisa bahasa Mandarin, namun pria itu tak peduli dan justru mengajaknya berkelahi. Pria itu kemudian mengatakan tak ingin berkelahi dan suasana pun jadi canggung.

Video ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.

"Dia pikir dia siapa mengatur orang untuk berbicara pakai bahasa yang diinginkan ke orang asing? Duh," komentar seorang warganet.

Baca Juga: Curhat Wanita Pasrah Tetangga Numpang Jemur Baju di Pagar: Ditegur Nggak Mempan

Warganet lainnya ikut berkomentar. "Banyak orang berpikir diskriminasi hanya terjadi di Amerika, padahal orang-orang pembenci ada di mana-mana," ujar warganet ini.

"Orang itu sepertinya punya hari yang buruk dan malah meluapkannya ke kamu," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait