Kitab ini dibuat dalam tulisan tangan di atas lontar atau kertas. Kebanyakan berasal dari pulau Bali, namun ada naskah yang dari Pulau Jawa dan memuat “Koleksi Merapi Merbabu” yakni naskah kuno sekitar Jawa Tengah.
Kepopuleran kitab ini adalah karena I Gusti Sugriwa kerap mengajarkannya. Ia adalah sastrawan dari Bali.
Saat ini generasi muda dapat mengilhami Pancasila dan motto bangsa Indonesia yang berasal dari Kitab Sutasoma.
Demikian penjelasan terkait dengan kitab sutasoma karangan mpu Tantular.
Baca Juga:Kewajiban Umat Muslim Beriman Kepada Kitab-Kitab Sebelum Al Quran
Kitab ini berasal dari Pulau Bali, tetapi beberapa naskahnya diketahui berasal dari pulau Jawa.
Kitab ini diterbitkan sekitar akhir abad ke 14 dan masih menjadi bahan pelajaran hingga sekarang.
Eksistensi kitab sutasoma dimulai saat I Gusti Sugriwa, seorang sastrawan asal Bali mempelajarinya lalu mengajarkannya untuk masyarakat sekitar.
Saat ini, perihal populer terkait kitab ini adalah terkait motto negara Indonesia yakni Bhinneka Tunggal Ika yang artinya Berbeda Menunggal menjadi satu atau pengertian yang lebih familiarnya adalah berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
Kutipan kitab tersebut menjadi motto bangsa Indonesia dan diharapkan agar warga negara Indonesia tetap mempertahankan kesatuan dan persatuan.
Baca Juga:Kitab Taurat Diturunkan kepada Nabi Musa AS, Bagaimana Isinya?