Manchester City Gagal ke Final Liga Champions 2022 Usai Kalah dari Real Madrid, Netizen: Buntut Kutukan dari Afrika

Kekalahan atas Real Madrid menghentikan langkah Manchester City dan memupus harapan anak asuh Pep Guardiola untuk merengkuh gelar juara Liga Champions 2022.

Eleonora PEW
Kamis, 05 Mei 2022 | 11:21 WIB
Manchester City Gagal ke Final Liga Champions 2022 Usai Kalah dari Real Madrid, Netizen: Buntut Kutukan dari Afrika
Manajer Manchester City, Pep Guardiola (kanan) memberikan instruksi pada pemainnya pada laga Liga Inggris kontra Leicester City di Etihad Stadium, Manchester, Minggu (26/12/2021) malam WIB. [ANTHONY DEVLIN / AFP]

SuaraJogja.id - Untuk yang kesekian kalinya Pep Guardiola gagal bawa klubnya melangkah ke Final Liga Champions. Terbaru ia harus mengakui kehebatan lawannya Real Madrid di leg ke-2 semifinal Liga Champions 2022.

Real Madrid comeback atas tamunya Manchester City di Santiago Bernabeu pada Kamis (5/5/2022) dini hari. Los Galacticos berhasil rebut tiket final Liga Champions usai memastikan kemenangan 3-1 atas the Citizen dengan agregat gol 6-5.

Kekalahan atas Real Madrid menghentikan langkah Manchester City dan memupus harapan anak asuh Pep Guardiola untuk merengkuh gelar juara Liga Champions 2022.

Nama Pep Guardiola lantas menjadi sorotan publik, bukan karena permainan Manchester City yang jelek, melainkan konspirasi kutukan dari Afrika yang melekat dalam diri Pep Guardiola.

Baca Juga:Real Madrid Hadapi Liverpool di Final Liga Champions, Ancelotti Sebut Seperti Laga Derbi

Nyaris usai mendapat kutukan tersebut, pelatih yang identik dengan kepala plontosnya seakan kesusahan dalam meraih piala Liga Champions. Terakhir Pep Guardiola merasakan gelar juara Liga Champions pada tahun 2011 saat masih tangani Barcelona.

Kegagalan ini mengingatkan kembali kutukan yang diberikan kepada Pep Guardiola oleh orang Afrika yang berisi tentang orang Afrika tidak akan pernah merestuinya untuk kembali meraih gelar juara Liga Champions.

Kutukan tersebut bukan tanpa alasan, Dimitri Seluk selaku agen Yaya Toure merasa geram usai pemainnya selalu dibangkucadangkan oleh Pep Guardiola pada musim-musim terakhir Yaya Toure di Manchester City.

Dimitri Seluk pun berucap sumpah dari saking kesalnya, ia bersumpah bahwa Pep Guardiola tak akan pernah merasakan lagi gelar juara Liga Champions bersama tim yang ia latih.

Terbukti, dari tahun 2012 ia tidak pernah berhasil merengkuh juara bersama Bayern Munchen. Capaian terbaik Pep Guardiola hanya finis di peringkat kedua usai kalah dari sesama tim Inggris, Chelsea, di final Liga Champions musim 2020/2021 saat menahkodai Manchester City.

Baca Juga:5 Hits Bola: 5 Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Berpotensi Curi Perhatian di SEA Games 2021

Kekalahan Manchester City atas Real Madrid menjadi pil pahit yang harus kembali ditelan oleh Pep Guardiola. Banyak yang berkonspirasi jika kegagalan Pep di Liga Champions tahun ini karena buntut dari kutukan orang Afrika kepadanya.

Seperti yang ditulis oleh akun Twitter @anasadani11, ia mengatakan bahwa “Pep Guardiola terkena kutukan dari Dukun Afrika.”

Kontributor: Moh. Afaf El Kurniawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak