facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jalani Perawatan di RS, Kondisi Dimas yang Dibakar Hidup-hidup Temannya Mulai Membaik

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana Rabu, 18 Mei 2022 | 13:50 WIB

Jalani Perawatan di RS, Kondisi Dimas yang Dibakar Hidup-hidup Temannya Mulai Membaik
Polisi menunjukkan barang bukti pembakaran mahasiswa saat konferensi pers di Mapolresta Yogyakarta, Selasa (26/4/2022). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Perawatan luka bakar Dimas Toti Putra, sudah menghabiskan lebih kurang Rp150 juta.

SuaraJogja.id - Kondisi Dimas Toti Putra (21) mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) yang dibakar hidup-hidup oleh temannya beberapa waktu lalu berangsur membaik. Namun sejumlah perawatan termasuk operasi masih harus dilakukan.

"Kondisnya sekarang yang masih (luka) basah itu perut, tangan kiri dan leher," kata Ayah Dimas, Purwito saat dihubungi awak media, Rabu (18/5/2022).

Purwito menjelaskan saat ini anaknya masih harus menjalani perawatan di rumah sakit. Sejumlah tindakan operasi juga akan dilakukan dalam waktu dekat.

Sejauh ini operasi kepada Dimas baru dilakukan sekali. Operasi selanjutnya baru akan dilakukan pada Jumat mendatang.

Baca Juga: Tersinggung Soal Knalpot, Pelaku Pembakaran Mahasiswa UTY Sempat Minum Alkohol Sebelum Kejadian

"Masih dirawat. Besok hari Jumat rencana mau operasi lagi untuk luka yang dalam-dalam itu, harus ditembal lagi," ucapnya.

Saat ini, kata Purwito, Dimas sudah sepenuhnya dalam kondisi sadar. Anaknya pun juga dapat diajak untuk berkomunikasi seperti biasa.

Sebelumnya, jajaran kepolisian juga sudah sempat meminta keterang kepada Dimas terkait kasus yang menimpanya tersebut.

"Sudah (dimintai keterangan polisi) pas dua minggu yang lalu kalau tidak salah, pas disuruh tanda tangan waktu itu engga bisa tanda tangan. Terus cuma cap jempol saja," ujarnya.

Disinggung soal biaya perawatan Dimas, disampaikan Purwito, sudah mencapai ratusan juta.

Baca Juga: Sebulan di RS, Begini Kondisi Mahasiswa UTY yang Dibakar Hidup-Hidup Temannya

"Hampir Rp150an juta. Tapikan belum selesai. Masih akan berlanjut perawatannya," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait