Dalam paparan strategi dan program kerja, Ova menguraikan sejumlah strategi dalam kepemimpinannya lima tahun mendatang. Di antaranya memperkuat pendidikan transdisiplin yang mendorong kewirausahaan sosial, kemandirian dan keberagaman.
Selain itu juga memperkuat pengabdian yang komprehensif dan berkesinambungan untuk penyelesaian permasalahan wilayah dengan melibatkan sivitas akademika dan alumni. Serta memperkuat atmosfer kampus yang sehat, ramah lingkungan, berbudaya dan bertanggung jawab secara sosial.
Diketahui bahwa Ova Emilia unggul telak dalam pemilihan rektor baru yang digelar di Balai Senat UGM pada Jumat (20/5/2022).
Hasil itu membuat Dekan dari Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK) itu secara otomatis menempatkan Ova sebagai rektor terpilih UGM periode 2022-2027.
Baca Juga:Lobi-lobi Mencari Rektor UGM yang Baru
Ova mengungguli dua calon rektor lainnya yakni Bambang Agus Kironoto dan Deendarlianto dari Fakultas Teknik. Dalam pemilihan ini Ova mendapat sebanyak 21 suara. Disusul oleh Deendarlianto dengan 3 suara dan Bambang Agus Kironoto hanya 1 suara.
"Hasil seluruh proses voting kemudian telah ditentukan hasilnya. Pertama tertinggi dan melampaui 50 persen adalah Prof Ova oleh karena itu sidang pleno MWA memutuskan rektor terpilih untuk periode 2022-2027 adalah Prof Ova Emilia," kata Pratikno.
Ova sendiri baru akan dilantik secara resmi menggantikan Panut Mulyono sebagai Rektor UGM Periode 2022-2027 pada 27 Mei 2022 mendatang.