Aksi Protes Berujung Rusuh Terjadi di Ekuador, Penyulutnya karena Hal Ini

Pengacara Leonidas Iza menjelaskan bahwa penahanan itu ilegal dan mengatakan tidak jelas kejahatan apa yang dituduhkan kepada kliennya.

Muhammad Ilham Baktora
Rabu, 15 Juni 2022 | 20:40 WIB
Aksi Protes Berujung Rusuh Terjadi di Ekuador, Penyulutnya karena Hal Ini
Ilustrasi kerusuhan (Shutterstock)

Ratusan masyarakat adat tiba di Latacunga, selatan ibu kota Quito, untuk mendukung Leonidas Iza pada Selasa sore. Unjuk rasa lainnya dilaporkan di kota-kota kecil yang dihuni penduduk asli setempat.

Sementara Polisi Ekuador mengaku bahwa para petugas polisi telah diserang dan beberapa dari mereka ditahan oleh pengunjuk rasa di Latacunga.

Komunitas dan kelompok mahasiswa juga memprotes reformasi ekonomi Lasso di Quito pada sore hari, yang berujung pada serangan terhadap mobil polisi.

"Apa pun yang terjadi, apa pun risikonya, bahkan jika kami harus membusuk di penjara, kami akan terus berjuang," kata Marlon Vargas, kepala kelompok adat Amazon CONFENIAE.

Baca Juga:Tak Ada Izin Kepolisian, 6 Fakta Kerusuhan Konser Musik di Lippo Plaza Jogja

Lasso mengatakan dia tidak akan membiarkan protes mempengaruhi pemulihan ekonomi dan akan menghukum vandalisme apa pun selama protes.

Di sisi lain, perusahaan minyak Ekuador Petro Oriental mengatakan kehilangan produksi sekitar 1.400 barel per hari dan telah menutup delapan sumur di provinsi Orellana setelah sekelompok kecil warga Yawepare menduduki kilang, memblokir jalan dan merusak ban kendaraan militer dengan tombak. [ANTARA]

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak