Memahami Curahan Hati Anak Kos-kosan yang Tinggal di Kawasan Babarsari The Gotham City

Pertikaian dan kerusuhan menjadi pemandangan akrab bagi warga di kawasan Babarsari

Galih Priatmojo
Selasa, 05 Juli 2022 | 19:09 WIB
Memahami Curahan Hati Anak Kos-kosan yang Tinggal di Kawasan Babarsari The Gotham City
Situasi wilayah Babarsari setelah perusakan oleh sekolompok massa, Senin (4/7/2022). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

"Yang pertama yang di dekat BRI itu, yang kedua yang kemarin itu," kata dia, kala dijumpai di sebuah warung kopi kawasan Seturan.

Pertikaian BRI yang dimaksud Via adalah peristiwa cekcok antar pihak-pihak yang berselisih paham, karena sama-sama enggan mengalah saat berkendara di jalan.

Kasus itu berakhir dengan penusukan di Jalan Seturan, Minggu (8/5/2022) dinihari. Akibat bentrokan itu, dua orang meninggal dunia akibat kena tusukan senjata tajam.

"Aku lagi di Citrouli [swalayan di simpang tiga Seturan], aku waktu itu baru pulang lembur dan beli jajan. Sekitar jam 23.00 WIB-00.00 WIB itu, kan udah rame tuh," kisahnya.

Baca Juga:Bersih-bersih Lokasi Kerusuhan di Babarsari, Polisi bersama Warga Temukan 9 Jeriken Berisi Miras

Ia mengenang, kala itu sempat merasakan kebingungan melihat keramaian yang ternyata sedang ada kericuhan akibat dua kelompok berselisih paham. Tak ingin terjebak di situasi panas, Via dan temannya sesegera mungkin mencari jalan tikus untuk sampai ke kos.

"Takut, soalnya mereka kan bawa senjata," kenang dia.

Kejadian kedua, yakni bentrok antarkelompok pada Sabtu (2/7/2022) dini hari, yang disebabkan salah satu anggota kelompok bertikai tak membayar biaya hiburan di tempat karaoke. Via sedang berada di kos saat kejadian.

Lokasi kerusuhan di tempat hiburan karaoke di wilayah Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, Sabtu (2/7/2022). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]
Lokasi kerusuhan di tempat hiburan karaoke di wilayah Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, Sabtu (2/7/2022). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Via terang-terangan mengaku kerap diliputi waswas. Hari-hari ia jalani dengan tersisipi rasa khawatir. Karena ia tak pernah tahu kapan bentrok antarkelompok kembali terjadi di Seturan, di kawasan mana dan jam berapa.

"Takut sih, apalagi kan kita yang cewek sering ke mana-mana sendiri. Kalau mereka konvoi bawa sajam, mana siang-siang, kan kita juga merasa terganggu. Mana kalau salah sasaran," ujarnya.

Baca Juga:Jadi Korban Pengeroyokan Saat Kerusuhan di Babarsari, Anak Pengacara Buat Laporan ke Polda DIY

"Mau ke mana-mana merasa enggak aman. Mana di jalur utama. Jadi mutar Seturan, terganggu banget," sebutnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak