facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Biar Tak Salah Kaprah, Ini Loh Lokasi Babarsari dan Batas-batas Wilayahnya

Galih Priatmojo Kamis, 07 Juli 2022 | 15:32 WIB

Biar Tak Salah Kaprah, Ini Loh Lokasi Babarsari dan Batas-batas Wilayahnya
Suasana kerja bakti pembersihan ruko di lokasi kerusuhan di Babarsari, Selasa (5/7/2022). (kontributor/uli febriarni)

Banyak yang selama ini salah kaprah ketika mengidentikkan kerusuhan selalu terjadi di Babarsari.

SuaraJogja.id - Berada dalam satu kring dengan Tambakbayan dan Glendongan, nama kampung Babarsari kekinian seakan menjadi identik sebagai sebutan wilayah segitiga emas kawasan bisnis di Caturtunggal. 

Secara administratif, Babarsari berada di wilayah padukuhan Tambakbayan, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Di perkampungan itu banyak indekos, kampus dan sebagian kecil usaha milik warga sekitar, berikut bumi perkemahan dan sebuah rumah sakit. Sementara sentra bisnis mayoritas ada di padukuhan Seturan, Tambakbayan dan Kledokan.

Dukuh Kledokan Supriyono (59) mengatakan, wilayah padukuhan Kledokan, Seturan, Tambakbayan populer istilah Babarsari karena kebiasaan masyarakat dan mahasiswa dari waktu ke waktu.

Dukuh Kledokan Supriyono. [Kontributor / Uli Febriarni]
Dukuh Kledokan Supriyono. [Kontributor / Uli Febriarni]

"Mereka merasa nama Babarsari lebih semua tahu dan terdengar tidak ndeso. Mungkin kalau ditanya tinggal di mana, dijawab di Kledokan begitu kok enggak keren, jadi mengakunya Babarsari," tuturnya.

Baca Juga: Soroti Bentrok di Babarsari, DPRD DIY Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

Wilayah Kledokan terbentang di kawasan simpang empat Seturan menuju ke timur lalu ke selatan. Area tepian Jalan Babarsari dari arah timur ke barat sampai sebelum simpang tiga di masing-masing ujung jalan, masih masuk dalam wilayah administratif Kledokan. 

"Sebetulnya jalan itu namanya bukan Jalan Babarsari, tapi Jalan Hillary Clinton. Soalnya dulu waktu jalan itu baru dibangun, Hillary Clinton ada kunjungan ke sana," tuturnya.

Wilayah Kledokan sisi timur dibatasi sebuah sungai kecil yang mengalir ke arah selatan. Barat sungai kecil itu masuk wilayah administratif Kledokan, timur sungai masuk wilayah Tambakbayan.

Area sekitar BATAN juga terbagi dua menjadi wilayah Kledokan di salah satu sisi sedangkan di sisi lainnya masuk dalam wilayah padukuhan Tambakbayan. Mulai dari Universitas Proklamasi hingga Bumi Perkemahan Tunas Wiguna, valid disebut kawasan Babarsari.

"TKP pembakaran yang ruko-ruko itu masuknya Kledokan, tapi ya orang ngomongnya Babarsari," sebutnya. 

Baca Juga: Pengguna TikTok Ini Bagikan Suasana Kerusuhan di Babarsari, Aktivitas Warga Mandek

"Yang kemarin itu kejadian pertama di karaoke, itu Seturan. Kemudian, karena salah satunya sering kumpul di Kledokan, ruko-ruko yang berdiri di tanah kas desa di padukuhan Kledokan ikut dihancurleburkan," terangnya. 

Berkali-kali terkena imbas konflik antar kelompok di kawasan tersebut, Supriyono melihat massa yang terlibat ribut-ribut bukan murni dari Seturan, Kledokan maupun Tambakbayan-Babarsarsi. Tetapi dari luar kawasan itu bahkan dari Kota Jogja, Magelang, Klaten dan wilayah lainnya. Orang-orang itu datang oleh kelompok mereka, untuk ikut baku hantam di sini. 
 
Adanya pos jaga Sabhara Polda DIY tak kemudian menyurutkan niat para anggota maupun pentolan kelompok untuk tetap berulah. Kalau sudah terjadi konflik, pihak tiga padukuhan masing-masing langsung berkoordinasi dan dengan pihak kalurahan dan kepolisian. 

Langkah itu diambil karena dampak dari peristiwa yang berulang itu bukan hanya merugikan masyarakat dan pengusaha, tetapi juga pemerintah kalurahan.

"Kompleks ruko yang dirusak itu kan disewakan sebagai salah satu penghasilan bagi pemerintah kalurahan," imbuhnya.

Supri mengungkap, penyewa ruko juga sering menyampaikan kekhawatiran mereka atas stabilitas keamanan di kawasan Kledokan yang sering gonjang-ganjing. Namun ia tak banyak bisa memberikan jawaban, hanya bisa melapor ke pihak kalurahan.

"Kami tak bisa bertindak sendiri," imbuhnya.

"Mereka yang ada di sini kan rerata usaha, kalau ada kejadian seperti itu usahanya mandek, tidak punya penghasilan. Kalau berkepanjangan kasihan juga, mereka kan ngontrak di sini, mereka bayar juga," lanjut Supri, yang sudah 12 tahun menjadi dukuh Kledokan itu.

Sementara itu, Dukuh Seturan Mada Ferian menyebut, wilayah padukuhan Seturan dari sisi selatan dimulai dari Jln Perumnas timur jalan dan utara Selokan Mataram. Termasuk pula Jln Seturan Raya sampai UPN Veteran Jogja. 

 Dukuh Seturan Mada Ferian.  [Kontributor / Uli Febriarni]
Dukuh Seturan Mada Ferian. [Kontributor / Uli Febriarni]

Perbatasan Seturan ada di area jalan kecil menuju ke timur, tepat sebelah timur UPN sebelum simpang empat APILL Jln Ringroad Utara. Jalan kecil ini merupakan area perbatasan antara kampung Puluhdadi (satu kampung dengan Seturan) dengan Mancasan Kidul (Condongcatur).

"Perbatasan Seturan dengan Kledokan ditandai dengan aliran Selokan Mataram. Sebelah selatan masuk Kledokan," kata dia.

Jejak Seturan Sebagai Area Hiburan Malam Caturtunggal

Dukuh Kledokan Supriyono mengungkap, kawasan Kledokan, Seturan, Tambakbayan dulu wilayah perkebunan tebu dan tegalan, baru kemudian pada sekitar tahun 2000 area itu menjadi tumbuh sebagai kawasan bisnis.

Perkembangan pesat terjadi sekitar 2017. Bukan hanya banyak usaha masyarakat baik orang dalam maupun luar Kabupaten Sleman, berjamur pula kos-kosan, asrama mahasiswa dan fasilitas lain pendukung aktivitas masyarakat yang tinggal di area sekitar.

Dukuh Seturan Mada Ferian punya keterangan sama soal Seturan yang di masa dahulu merupakan hamparan tegalan dan lahan tebu. Wajah Seturan berubah menjadi kawasan bisnis saat berdiri kampus UPN Veteran Jogja sebagai perintisnya. Diikuti STIE YKPN yang di seberangnya adalah lapangan tembak TNI. 

"Pesatnya di 2000 ke atas. Sekarang jadi metropolitan ya, semua ada di sini, dampaknya juga ada di sini, ada min plusnya," kata dia.

Seturan kekinian menjadi tempat kumpul-kumpul orang dari berbagai latar belakang dan daerah, lanjutnya. Bercengkerama dan saling berdiskusi hingga kongkow di tempat-tempat hiburan. Namun perseteruan antar kelompok kerap terjadi karena interaksi yang terjadi di kawasan itu diwarnai dengan konsumsi minuman keras. 

"Semua berasal dari situ [pengaruh miras], dari kejadian kemarin-kemarin juga kita sama-sama tahu, kalau enggak dari situ kecil kemungkinan. Kalau sudah minum aroma yang begituan, tensinya tinggi semua," ucapnya. 

Tingkat konflik antarkelompok berkepentingan di kawasan Seturan tak bisa dibilang berkurang ketimbang tahun-tahun yang sebelumnya. Dikatakan meningkat juga tidak bisa sepenuhnya benar. Namun yang berbeda adalah tingkat fatalitas sebagai akhir peristiwa yang pecah. 

Mada memandang, selain dua orang meninggal akibat penusukan pada Mei 2022 lalu, ricuh 2 Juli 2022 juga menambah daftar kerusuhan parah di Seturan.

"Seturan kena imbas jadi arena baku hantam mengingat kawasan itu memiliki sejumlah tempat hiburan malam," ujarnya. 

Sejarah hiburan malam di Seturan dimulai dengan hadirnya Terrace di Jalan Seturan Raya, diikuti dengan yang lainnya, Happy Puppy termasuk karaoke Glow,--yang jadi lokasi pertikaian belakangan ini--, turut hadir meramaikan bisnis hiburan malam di Seturan. Bukan hanya hiburan malam, kedai-kedai kopi juga ikut ambil bagian.

"Pergesekan, akibat pengaruh minum di dunia malam itu biasa terjadi. Tapi tidak melulu konflik itu sampai meluas. Kalau peristiwa kemarin, meluas karena kan berdasarkan informasi dari kepolisian, salah satu dari dua kelompok bertikai kabarnya sering  berada di wilayah itu [Jambusari]," sambung Mada, dukuh yang sudah memimpin delapan tahun ini. 

"Sebetulnya keributan bisa dicegah kalau orang-orang yang berkepentingan saling memahami, tak saling ganggu", tutupnya.

Kontributor : Uli Febriarni

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait