Hotman Paris Tanggapi Pria Diduga Anggota Dewan Pukul Perempuan di Palembang: Segera Tangkap Malam Ini

Tak hanya hanya menjemput, Hotman Paris juga meminta agar polisi bertindak tegas dan segera dilakukan penahanan.

Muhammad Ilham Baktora
Rabu, 24 Agustus 2022 | 18:29 WIB
Hotman Paris Tanggapi Pria Diduga Anggota Dewan Pukul Perempuan di Palembang: Segera Tangkap Malam Ini
Kasus Viral yang DIbantu Hotman Paris (Instagram/hotmanparisofficial)

SuaraJogja.id - Kasus dugaan penganiayaan dan pemukulan yang dilakukan pria diduga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Palembang kepada seorang perempuan di sebuah pom bensin di Palembang, mendapat respon dari pengacara kondang, Hotman Paris. Ia menegaskan bahwa perbuatan anggota dewan itu sangat salah dan polisi harus menangkap hari ini juga.

Permintaan Hotman Paris bukan tanpa alasan, pasalnya dia mulai terusik dengan insiden yang seharusnya tak perlu dilakukan oleh seorang pria kepada perempuan, apalagi terduga pelaku disinyalir anggota dewan.

Dalam unggahan yang dia bagikan di akun Instagram @hotmanparisofficial, pengacara 62 tahun ini juga menyebut Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera memerintahkan jajarannya, terutama Kapolda Sumatera Selatan untuk segera menangkap anggota dewan tersebut.

"Saya mau tidur siang tidak jadi karena melihat video seorang oknum anggota DPRD memukul perempuan di pom bensin Palembang. Halo bapak Kapolri, bapak Kapolri, inilah saatnya Anda bertindak. Tolong perintahkan Kapolda agar oknum anggota DPRD itu segera dijemput malam ini," katanya.

Baca Juga:Anggota DPRD Palembang Mengaku Emosi Sampai Aniaya Wanita di SPBU Palembang

Tak hanya hanya menjemput, Hotman Paris juga meminta agar polisi bertindak tegas dan segera dilakukan penahanan.

"Bapak Kapolri, negara ini negara hukum bapak. Tolong dong pak, saya yakin dan percaya dengan Kapolri. Tolong perintahkan segera jemput dan tahan. Apapun alasannya, jemput dan tahan, karena tidak pantas memukul wanita apapun alasannya," kata Hotman.

"Saya yakin pak Kapolri tegas seperti sebelumnya, tunjukkan malam ini bahwa Polri masih berwibawa. Tangkap dan tahan oknum anggota DPRD itu," ujar dia.

Dari kasus dugaan pemukulan tersebut diduga terjadi cekcok lantaran pria yang merupakan oknum anggota dewan ini tak ikut mengantri saat mengisi BBM. Hal itu membuat beberapa orang menegur, salah satunya yang dilakukan oleh seorang perempuan.

Insiden itu terjadi saat perempuan diketahui mengambil foto mobil pria tersebut, dan tanpa waktu lama, pria tersebut keluar dari mobil dan mencekik serta memukul perempuan itu sebanyak 4 kali.

Baca Juga:Terungkap! Ini Sosok Anggota DPRD Palembang Aniaya Wanita di SPBU, Politisi Senior Gerindra

Peristiwa tersebut terjadi pada 5 Agustus lalu. Laporan kasus dugaan penganiayaan sendiri sudah dilayangkan oleh korban ke pihak berwajib.

Kendati begitu, hingga kini belum ada penanganan hingga muncul kembali potongan video yang menampilkan pemukulan oknum anggota dewan tersebut dan menjadi viral, Rabu (24/8/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak