Teknologi perlu Dimanfaatkan secara Positif, Pakar Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Digital

Rahma mengatakan, pada dasarnya inovasi teknologi digital diciptakan untuk mempermudah kehidupan, mendatangkan nilai-nilai positif, dan untuk kemaslahatan masyarakat.

Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 08 September 2022 | 17:10 WIB
Teknologi perlu Dimanfaatkan secara Positif, Pakar Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Digital
Ilustrasi literasi digital. [Freepik]

SuaraJogja.id - Pakar sekaligus Guru besar bidang ilmu sains informasi Universitas Airlangga Surabaya Prof Dr Rahma Sugihartati menegaskan bahwa masyarakat perlu memiliki kemampuan literasi digital sehingga secara sadar mereka tergerak untuk memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan memperoleh keuntungan.

"Dalam menggunakan teknologi digital di semua aktivitas kehidupan, diharapkan masyarakat memanfaatkannya secara positif-produktif dan memperolah keuntungan, bukan sebaliknya, yaitu berefek negatif dan bahkan kontra produktif," ujar Rahma, Kamis (8/9/2022).

Rahma mengatakan, pada dasarnya inovasi teknologi digital diciptakan untuk mempermudah kehidupan, mendatangkan nilai-nilai positif, dan untuk kemaslahatan masyarakat.

Untuk menghindari efek-efek negatif dan yang tidak diharapkan dari kecanggihan teknologi digital, maka kemampuan literasi digital sangat penting dimiliki oleh masyarakat.

Baca Juga:Kapolda Riau Buktikan Dukung RTIK, Ribuan Bhabinkamtibmas Ikuti Workshop Literasi Digital

Dengan kemampuan literasi digital, masyarakat akan memiliki modal pemahaman dan ketrampilan sehingga semua aktivitas yang dilakukan melalui teknologi digital dapat memberi kontribusi keuntungan dalam bidang-bidang kehidupan.

Rahma mengatakan, dalam konsep kemampuan literasi digital, penting bagi seseorang untuk tidak saja memiliki kemampuan teknis atau mahir mengoperasionalkan perangkat teknologi digital, tapi juga bisa memanfaatkan untuk bidang-bidang kehidupan secara positif dan produktif.

Namun, harus pula terdapat kompetensi yang berdimensi kognitif dan kompetensi berdimensi sosio emosional yang perlu dikembangkan.

Dalam dimensi kognitif, kata dia, terdapat keterampilan literasi informasi dan literasi kritis. Dimensi kedua menekankan berpikir kritis, mengevaluasi, menciptakan sebuah informasi digital, memilih perangkat lunak, pemahaman terhadap isu etika, moral, hukum yang melingkupi informasi digital tersebut.

Sedangkan dimensi sosio emosional lebih menekankan bagaimana literasi etika daring dan literasi keamanan dunia maya diimplementasikan, termasuk bagaimana menghargai hak-hak privasi.

Baca Juga:MIN 2 Lampung Selatan Gandeng BNI Bangun Literasi Keuangan

"Apabila kemampuan literasi digital di semua dimensi di atas dimiliki, maka teknologi digital akan dimanfaatkan secara positif, produktif, cerdas dan memberi kontribusi bagi kehidupan di segala bidang tanpa berefek samping yang merugikan," kata dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak