"RN merasa ERW sebagai kekasih. Sedangkan ERW hanya merasa sebagai teman," kata dia.
Menurut Edy, eksekusi terhadap RN dilakukan oleh ERW di atas tebing Pantai Kukup, Tanjungsari pada Selasa (15/11/2022) sekitar pukul 00.30 WIB. Mereka ke pantai untuk melakukan ritual untuk memperkuat kandungan yang bersangkutan.
Ketika mengajak RN, ERW beralasan akan melakukan ritual terhadap RN sehingga dia harus ikut. Ketiganya berangkat dari Solo dengan mobil Toyota Yaris warna hitam yang ternyata merupakan mobil sewaan.
Dari hasil pemeriksaan, RN sendirilah yang membuka seluruh pakaiannya. ERW lalu membekap korban dari belakang sampai lemas. Aksinya tersebut dibantu AA. Bahkan saat itu AA melakukan pelecehan seksual terhadap RN.
"Setelah lemas, RN kemudian diangkat dan diseret ke tebing atas Pantai Kukup,"kata dia.
Kemudian korban dibuang dari atas tebing Kukup, hingga akhirnya ditemukan pada pagi harinya di Pantai Ngrawe yang kebentulan airnya tengah surut. Korban ditemukan 50 meter dari bibir pantai dalam posisi mengambang tertelungkup.
Seluruh pakaian dan barang-barang RN kemudian dibawa oleh pelaku. Mereka kemudian membuangnya di suatu tempat untuk menghilangkan jejak. Keduanya kemudian pulang ke rumah.
Terpisah Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Mahardian Dewo Negoro mengatakan ERW mengaku hanya sebagai teman dari RN. Pembunuhan terhadap RN sebenarnya sudah direncanakan sebelumnya.
"Bahkan sebelumnya pernah dilakukan. Sebulan lalu, tepatnya bulan September percobaan pembunuhan terhadap RN pernah dilakukan ERW pada September lalu tetapi saat itu gagal," kata dia.
Baca Juga:10 Fakta Terkini Penemuan Mayat Perempuan Telanjang di Pantai Ngrawe, Diduga Korban Pembunuhan
AA yang membantu aksi pembunuhan adalah tetangga dari ERW di Sukoharjo, Jawa Tengah. AA juga sempat melakukan pelecehan terhadap RN sebelum dibuang ke laut.