"Walaupun Yogyakarta paling banyak memiliki persoalan sampah tetapi masyarakat Jogja itu sebenarnya juga paling sering mencari informasi mengenai sampah. Artinya masyarakat Jogja itu memiliki kesadaran tinggi terhadap isu sampah," sambungnya.
Big data soal isu sampah ini, kata Naura, menunjukkan kapabilitas pemerintah dalam menangani persoalan tersebut. Namun seiring masih banyaknya permasalahan sampah yang masih dibahas di media sosial menunjukkan kondisi itu belum terpecahkan.
"Banyaknya permasalahan sampah yang dibahas di media sosial dan media berita serta minimnya komunikasi pemerintah mengenai sampah menunjukkan bahwa pemerintah itu tidak memiliki kapabilitas yang mumpuni untuk menyelesaikan permasalahan sampah," tandasnya.
Baca Juga:UKT Mahal, Kuliah Ambyar: Nestapa Mahasiswa di Jogja Menyikapi Tingginya Biaya Jadi Sarjana