Antisipasi Ratusan Kasus Bullying Dokter, Unisa Yogyakarta Perkuat Karakter Mahasiswa Lewat Langkah Ini

Joko tidak memungkiri bahwa perundungan itu berada di banyak tempat

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 04 September 2024 | 19:32 WIB
Antisipasi Ratusan Kasus Bullying Dokter, Unisa Yogyakarta Perkuat Karakter Mahasiswa Lewat Langkah Ini
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Joko Murdiyanto. [Suarajogja.id/Hiskia]

Ratusan Kasus Perundungan Dokter

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan sebanyak 542 kasus perundungan dokter tercatat di sejumlah rumah sakit vertikal di bawah naungan Kemenkes.

Plt Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, dari total 1.500 laporan yang masuk melalui kanal pengaduan, 542 di antaranya terverifikasi sebagai kasus bullying dokter.

"Dari 1.500 laporan yang diterima, 542 laporan terverifikasi sebagai kasus perundungan dokter," ujar Nadia, Rabu (4/9/2024).

Baca Juga:Krisis Dokter di Indonesia: Menkes Soroti Jarak Jauh Antara Kebutuhan dan Ketersediaan

Data ini termasuk laporan perundungan yang dialami oleh mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Jurusan Anestesi Universitas Diponegoro, dokter Aulia Risma Lestari.

Menurut Siti Nadia Tarmizi, dari 542 kasus tersebut, 221 kasus terjadi di beberapa rumah sakit vertikal, termasuk RSCM Jakarta dan RS Hasan Sadikin Bandung.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak